Demak, SUARA PEMBARUAN - Pesan khusus diberikan Pengasuh Ponpes Girikusumo Demak KH Munif Muhammad Zuhri atau Mbah Munif pada Cagub Ahmad Luthfi.
"Senyum dengan masyarakat miskin. Ini yang kita butuhkan. Biar hati orang miskin tidak kecil," pesan Mbah Munif, Selasa (17/9) saat menerima silaturahim cagub tersebut di pondoknya.
Pesan itu membuat seisi ruangan hening. Beberapa orang terlihat meneteskan air mata. Mata Cagub Ahmad Luthfi pun terlihat mulai berair karena merasakan pesan mendalam yang begitu berarti.
Menurut Mbah Munif, jika ingin membantu masyarakat Jateng secara pribadi maka tidak akan cukup. Turun ke masyarakat juga bukan soal uang atau lainya.
"Nek sampeyan ngedumi wong sak Jateng, tidak cukup. Tapi murah senyum itu lebih dari semua. Masyarakat bawah yang dibutuhkan adalah sapaan dan senyuman," ujar Mbah Munif.
Senyum juga, kata Munif, merupakan anjuran dari Rasulullah sebagai panutan umat muslim dimanapun berada. Melalui senyum juga menambah eratnya jalinan silaturahmi.
Ia meminta semua pemimpin baik di Jateng maupun di Indonesia pada umumnya agar bisa menjaga rasa aman dan memberikan rasa nyaman pada masyarakat. Termasuk para tokoh-tokoh agama harus bisa berperan atas keberlangsungan negeri ini.
Mbah Munif berharap besar pada kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto mendatang. Ia dinilai telah makan banyak asam garam sehingga akan lebih baik lagi dalam mengelola negeri ini.
Usai makan bersama, Mbah Munif tanpa memberitahu langsung masuk ke ruangan kecil yang berada di sebelah ruang pertemuan.
Saat keluar, ia membawa sebuah tongkat berukir yang langsung diserahkan pada Ahmad Luthfi. Kemudian keduanya masuk ke dalam ruangan berbeda.
Saat ditanya apa makna tongkat tersebut, ia enggan menyampaikannya.
"Silakan diartikan sendiri. Saya tak punya apa-apa untuk saya haturkan ke beliau. Saya hanya punya itu," kata Mbah Munif.
Diketahui, sejauh ini Mbah Munif hanya dua kali menyerahkan tongkat seperti itu. Sebelum Ahmad Luthfi, Presiden Jokowi lebih dahulu menerimanya.
Dalam kesempatan itu juga, Mbah Munif dua kali mengatakan sudah lama ingin bertemu Ahmad Luthfi.