politik

Peta Politik Jelang Pilkada Kota Semarang, Jika Pilwakot Semarang Digelar Sekarang : Warga Pilih Mbak Ita Jadi Wali Kota! Yoyok Pesaing Berat

Jumat, 28 Juni 2024 | 17:43 WIB

Baca Juga: Raih Penghargaan Stunting dari PBB, Mbak Ita : Ada Peran Ibu Mega


Sementara Calon Wakil Wali Kota paling banyak dipilih adalah Ade Bhakti dengan angka 32,2 persen. 

 

Kemudian, peneliti juga melakukan simulasi pasangan calon wali kodan ta dan wakil wali kota semarang. Pasangan Mbak Ita-Ade Bhakti paling banyak dipilih, diikuti pasangan Yoyok Sukawi-Ade Bhakti. 

 

“Mbak Ita jika dipasangkan Ade Bhakti mendapatkan 22,2 persen. Sementara Yoyok Sukawi-Ade Bhakti 21,1 , hanya selisih 1,1 persen,” katanya. 

 Baca Juga: Ada HUT Bhayangkara, Arus Lalu Lintas di Jalan Pemuda Dialihkan

Jika simulasi dilakuan 4 pasangan, Mbak Ita dengan siapapun wakilnya, secara umum akan memperoleh suara tertinggi. Namun demikian, Yoyok Sukawi akan memperoleh suara yang cukup tinggi dan mengalahkan pasangan lain jika berpasangan dengan Ade Bhakti. 


Simulasi 3 pasangan, Yoyok Sukawi-Ade Bhakti akan memperoleh suara yang cukup signifikan, mengalahkan 2 pasangan yang lain. 

 

Pengamat politik yang juga Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP, Yoga Putra Prameswari mengatakan,  dari hasil survei itu, penentu kemenangan adalah pasangan calon yang akan dipilih.


Selain itu, ia yakin Wali Kota Semarang itu akan mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan.  Sementara, Yoyok menurutnya harus memilih koalisi yang tepat untuk bisa menang di Pilkada 2024 nanti. 

Baca Juga: Jalani Fit And Proper Test, Mbak Ita Jelaskan Soal Kesiapannya Maju Pilwalkot Semarang 2024


“Kalau di PDIP Saya yakin Mbak Ita yang akan mendapatkan rekomendasi, apalagi sebagai incumbent yang masih memegang kekuasaan infrastruktur politik. Kemudian Mas Yoyok perlu melakukan koalisi yang cukup kuat, karena PDIP sangat kuat ya. Yang harus dilihat adalah koalisi nasionalis agamis, PDIP dengan partai agamis, dan Demokrat juga melakukan yang sama,” ujarnya. 


“Mas Yoyok harus mengambil peluang, karena mayoritas Masyarakat Kota Semarang beragama Islam ya. Dan saya lihat Mas Yoyok melakukan sholat jumat keliling ya apalagi menjadi pemilik PSIS Semarang cukup menjadi modal dikenal oleh kalangan umum,” tambahnya. 

Halaman:

Tags

Terkini