politik

Mbak Ita Ajak Ormas Terlibat Menciptakan Pemilu Damai

Kamis, 1 Februari 2024 | 07:29 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu.

Semarang, suarapembaruan.news - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada seluruh ormas di kota ini untuk terlibat dalam menciptakan Pemilu Damai.

Dirinya meyakini jika peran ormas dalam hal ini sangat diperlukan agar situasi pelaksanaan pesta demokrasi berjalan kondusif.

“Mereka mengawal dan membantu kita dalam deteksi dini persoalan. Karena ormas ini ada di kewilayahan masing-masing. Namanya Pemilu ini kan terjadi banyak perbedaan pilihan, sehingga ini yang diharapkan kita jaga kebersamaan. Sehingga dari ormas diharapkan bisa memberikan sebagai contoh di dalam wilayah dan tempat masing-masing,” ujar Mbak Ita, saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2023 Tentang Pemberdayaan Ormas di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Kamis (1/2).

Hadir dalam acara itu seluruh perwakilan ormas di Kota Semarang.

Kepada pimpinan ormas, Mbak Ita mengajak terus memperkuat sinergitas dalam pembangunan Kota Semarang.
Menurut Mbak Ita, ormas merupakan salah satu pilar penting dalam kemajuan pemerintah daerah. Peran dari setiap bidang yang didalami juga sangat berpengaruh dalam program prioritas pemerintahan.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan bakal terbuka untuk melakukan kolaborasi terkait agenda kepentingan masyarakat.

Mbak Ita menekankan, jika perda ini untuk menyamakan persepsi dan menguatkan peran organisasi kemasyarakatan. Ia mengatakan berkat keberadaan ormas, Kota Semarang menjadi salah satu daerah terbaik dalam indeks toleransi.

“Beliau-beliau bisa menjadikan Kota Semarang lebih kuat, lebih toleran dan ini dibuktikan pada tahun 2024 Kota Semarang naik peringkat dari 7 menjadi ke-5 jadi kota toleran terbaik se-Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kerja sama ini bisa terus dilakukan bahkan ditingkatkan dengan tujuan menjadikan Kota Semarang lebih baik lagi.

“Karena mereka dari organisasi ini banyak, misalnya dari keagamaan, kewanitaan, veteran dan masih ada organisasi lainnya sehingga diharapkan dari ormas bisa mengawal pemerintah dengan baik,” paparnya.

“Salah satu kerja samanya seperti forum wanita yang beragama Hindu ini lebih ke sosialisasi terhadap stunting. Kemudian FKUB bagaimana memberikan sosialisasi kegamaan kerukunan dalam keagamaan,” paparnya. (SPnews/STH)

Tags

Terkini