Bengkulu, suarapembaruan.news- Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto-Tarmizi (RT) mengatakan mereka mendapatkan dukungan dari 10 partai politik untuk maju sebagai calon kepala daerah pada pilkada 27 November 2024 sudah berjalan lama dan melalui proses dari bawah bukan ujuk-ujuk.
"Prosesnya lama, kami berdua ini mengikuti prosesnya dari tingkat bawah. Dari tingkat bawah kami mendaftar di masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Tidak ada ujuk-unjuk, tiba-tiba ditunjuk tidak sama sekali," kata Cabup Rachmat Riyato saat berorasi dihadapan ribuan pendukungnya sebelum mendaftar ke KPU sebagai peserta Pilkada Benteng 2024, di Karang Tinggi, Kamis (29/8/2024).
Sebanyak 10 partai politik yang mengusung paslon Bupati dan Wakil Bupati Benteng, Rachmat Riyanto-Tarmizi sebagai peserta pilkada 2024, yakni Partai Golkar, Gerindra, PPP, Perindo, PKS, PKB, Partai Demokrat, PBB, Partai Ummat, dan Partai Gelora.
Ia mengatakan, paslon Rachmat Riyanto-Tarmizi murni daftar dibawah, tanpa mendaftar dibawah tidak mungkin dapat B1Kwk."Itu yang kami lakukan, kami taat prosedur, kami ikuti semua semua aturan main, aturan rumah tangga parpol mengusung kami," ujarnya.
Baca Juga: “Mulia” Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Daftar ke KPU
Karena itu, paslon Bupati dan Wakil Bupati Benteng, Rachmat Riyanto-Tarmizi mendapatkan B1Kwk dari 10 partai politik pengusung di Benteng ini. "Jadi, kita mendapatkan dukungan dari 10 parpol ini berjuang lama dari bawah dan bukan ujuk-ujuk," ujarnya.
Paslon Rachmat Riyanto-Tarmizin memiliki 5 program unggulan yang akan dilaksanakan ketika mendapatkan amanah dari masyarakat untuk memimpin Kabupaten Benteng lima tahun kedepan.
Adapun 5 program unggulan Paslon Rachmat Riyanto-Tarmizi yang akan dilaksanakan ketika menjadi Bupati dan Wakil Bupati Benteng, yakni seluruh jalan di Bengkulu Tengah dalam kodisi mulus.
"Hari ini jalan tengah di Bengkulu Tengah masih kecil dan akan kita lebarkan agar tidak mengalami kemacatan seperti sekarang ini," ujarnya.
Baca Juga: Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel Deklarasi Bersama 10 Partai
Program kedua memberikan kesehatan gratis, meski sekarang sudah ada BPJS. Betul BPJS milik pemerintah, tapi prosesnya rumit sekali, menunggu diaktifkan dulu bagi yang menunggak idak jadi sehat.
Karena itu, Pemkab Benteng akan menitipkan dana APBD di rumah sakit. Gunakan dulu uang APBD baru dikonflin ke BPJS. "Jadi bagi yang sakit silakan berobat dulu, tidak perlu mengaktifkan BPJS dan difasilitasi dulu oleh pemkab baru kemudian konflin ke BPJS," ujarnya.
Sedangkam program ketiga memberikan bantuan peralatan sekolah gratis dan kemudian menyangkat soal ketahanan pangan, dan per soalan pertanian. Dulu kita swasembada beras dan hari ini kita kekurangan beras dan tergantung dari daerah lain.
Artikel Terkait
Sosok Ini Jadi Alasan Kuat Michael Edy Hariyanto Maju Pilkada Banyuwangi
Sekda Banyuwangi H Mujiono Siap Maju Pilkada, Duet Bareng Petahana?
Ahmad Luthfi - Taj Yasin Mendaftar ke KPU Jateng, Diantar Gibran dan Bibit Waluyo, Strateginya: Kerja Kerja Kerja
PDIP Resmi Usung Agustina Wilujeng - Iswar Aminuddin di Pilwakot Semarang, Hari Ini Daftar ke KPU
“Mulia” Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Daftar ke KPU