Pilkada Serentak Koalisi PKB-Demokrat Bantul Usung Petahana Abdul Halim - Rony Wijaya

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 18:51 WIB
Petahana Abdul Halim Muslih (lengan panjang) berpasangan dengan Ronny Wijaya diusung PKB dan Demokrat di Pilkada serentak Kabupaten Bantul. (Ist)
Petahana Abdul Halim Muslih (lengan panjang) berpasangan dengan Ronny Wijaya diusung PKB dan Demokrat di Pilkada serentak Kabupaten Bantul. (Ist)

 

Yogyakarta, suarapembaruan.news - Bursa Pilkada serentak di Kabupaten Bantul DI Yogyakarta mulai terkuak. Petahana Abdul Halim Muslih kembali diusung partainya yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memimpin Bantul lima (5) tahun ke depan dan akan berpasangan dengan Ketua DPC Demokrat Bantul, Ronny Wijaya

Ketetapan pasangan itu diwujudkan dalam nota kesepakatan bersama (MoU) yang telah ditandatangani kedua belah pihak yakni DPC PKB dan DPC Demokrat Bantul pada Senin 29 Juli 2024 lalu, di sebuah hotel kawasan Timoho Yogyakarta.

MoU ini ditandatangani oleh masing masing ketua dan sekretaris DPC yakni DPC PKB, H Abdul Halim Muslih dan DPC Demokrat H Rony Wijaya Indra Gunawan, SH, sekretaris DPC PKB, Subhan Nawwawi dan sekretaris DPC Demokrat, Triyanto, Amd. Berdasar MoU ini, arah koalisi partai pengusung balon Bupati-wakil Bupati Bantul akan diteruskan dalam rapat harian partai yang dilanjutkan dengan permohonan rekomendasi dari masing masing DPP (PKB dan Demokrat).

Sekretaris DPC Demokrat, Triyanto, Amd dalam siaran persnya menuturkan, dalam kesepakatan bersama MoU ini ada 7 poin penting yang disepakati DPC PKB dan DPC Demokrat.

Tujuh poin penting di antaranya bersepakat mengusung bersama cabup dan cawabup Bantul periode 2024-2029, mengusung petahana Abdul Halim Muslih sebagai cabup berpasangan dengan Rony Wijaya sebagai cawabup.

"Dalam MoU juga disepakati dua belah pihak membentuk forum satuan tugas (satgas) bersama yang nantinya  akan berkomunikasi dengan partai pengusung atau partai pendukung lainnya," tegas Triyanto.

Selain itu, imbuhnya MoU ini kemudian akan digunakan sebagai dasar dalam rapat harian partai yang dilanjutkan dengan permohonan rekomendasi dari masing masing internal di DPP PKB dan DPP Demokrat paling lambat dua hari pasca penandatanganan MoU.

"Kesepakatan ini dibuat dilandasi dengan menjunjung tinggi integritas dan itikad baik kedua belah pihak demi kemajuan Bantul yang lebih baik lagi," tutup Triyanto.

Pasangan ini diharapkan akan membawa Bantul ke arah yang lebih baik, dan sosok Halim sebagai petahana yang didampingi Ronny Wijaya yang mewakili anak muda, menjadi pasangan yang mampu bersinergis menyikapi kebutuhan orang muda dan kemajuan zaman. (*)

 

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X