Meski Triple Minoritas, Mbak Dewi Siap Bertarung di Pilwakot Semarang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:47 WIB

 


Semarang, suarapembaruan.news  - Tokoh peduli perempuan dan anak di Kota Semarang Dewi Susilo Budihardjo (DSB) siap bertarung dalam Pemilihan Wali Kota Semarang (Pilwakot) mendatang. 

 

Meski demikian, Mbak Dewi menyadari dirinya berpotensi diterpa isu sara yang bakal menerpa dalam proses pencalonannya. 


"Sebagai triple minoritas , saya sangat rentan dengan isu SARA di tengah masyarakat. Tetapi saya percaya penuh masyarakat Kota Semarang sudah memiliki kedewasaan dalam menyikapi keberagaman baik suku, agama, tradisi, dan kesetaraan gender," tegas perempuan yang akrab disapa Mbak Dewi atau Bunda Dewi itu usai meresmikan Posko Pemenangan Mbak Dewi Jalan Singosari VII No 11 B Kota Semarang, Jumat (21/6).


'Triple Minoritas' adalah sebutan yang sering disematkan kepada seseorang yang masuk dalam tiga kelompok minoritas sekaligus. Dalam hal ini Mba Dewi masuk dalam kelompok minoritas Tionghoa, Kristen, dan Wanita. 


Mbak Dewi yang terlahir dari keluarga Tionghoa sederhana tak memungkiri masih ada stigma masyarakat terhadap isu sara tersebut. Sebagai Wanita dengan Triple Minoritas yang melekat, adalah penambah semangat di masyarakat. 


"Kesempatan bagi saya membuktikan bahwa sebagai Triple Minoritas, tetap memiliki kesempatan yang sama untuk turut dalam pembangunan Kota Semarang," tandasnya.


Peresmian Posko Pemenangan Mbak Dewi tersebut diawali dengan pembagian nasi bungkus kepada tukang parkir dan penyapu jalan di sepanjang Jalan Singosari Raya sebagai bentuk sedekah Jumat Berkah. 


Peresmian Posko juga bertepatan  Hari Ulang Tahun Presiden Jokowi serta keberhasilan presiden meraih 75,6% Kepuasan Publik sebagai Presiden RI ke 7. 

 

"Ada nasehat guru dan senior saya Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan bahwa beliau mengingatkan kekuatan Sedekah pagi akan memberikan keberkahan memulai sesuatu yang baru," ungkapnya. 


Mbak Dewi juga memotong tumpeng yang diserahkan kepada Ketua Tim Relawan Mbak Dewi dan Relawan Baladewi, Sahabat Dewi, Bestie Dewi, dan tim sukses Wayahe Mbak Dewi. 


"Relawan Relawan Mbak Dewi ini adalah energi dari perjuangan saya. Sekaligus menjadi motivasi dan semangat saya untuk membangun Semarang yang Lebih Baik," ujarnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X