Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Mantan Presiden RI Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait pernyataan kontroversial dari eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Isu ini mencuat setelah JK menyinggung perannya dalam perjalanan politik Jokowi, yang juga merupakan ayah dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Menanggapi hal tersebut, Jokowi memilih merespons dengan santai. Ia menyebut dirinya bukan sosok besar meskipun pernah menjabat sebagai kepala negara, bahkan menggambarkan dirinya sebagai “orang kampung”.
Polemik ini berawal dari klarifikasi JK terkait ceramahnya di Masjid UGM yang sempat menyinggung konflik di Poso dan Ambon. Ceramah tersebut kemudian menuai kontroversi hingga dilaporkan ke pihak kepolisian dengan tudingan penistaan agama.
Menurut JK, polemik yang berkembang juga tidak lepas dari langkahnya melaporkan Rismon Hasiholan serta pernyataannya yang menyinggung isu dugaan ijazah palsu milik Jokowi. Hal ini membuat situasi semakin memanas di ruang publik.
Dalam kesempatan lain, JK juga mengungkapkan perannya di masa lalu dalam mendorong karier politik Jokowi. Ia mengaku menjadi pihak yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012.
JK menyebut saat itu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sempat ragu terhadap pencalonan Jokowi. Namun, JK mengaku terus meyakinkan hingga akhirnya Jokowi mendapatkan dukungan dan berhasil maju sebagai calon gubernur.
Lebih jauh, JK bahkan menyatakan bahwa perannya tidak hanya berhenti di sana. Ia mengklaim bahwa langkah awal tersebut menjadi fondasi penting yang mengantarkan Jokowi hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden RI.
Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial, terutama ketika JK menegaskan bahwa tanpa menjadi gubernur, Jokowi tidak akan sampai pada posisi presiden.
Hingga kini, polemik antara dua tokoh nasional tersebut masih menjadi perhatian masyarakat, dengan beragam tanggapan yang muncul di ruang publik.