politik-hankam

Mudik Lebaran 2026 Makin Canggih, Polda Jateng Hadirkan TAC dan Chat AI

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23 WIB
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto.

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Tengah menyiapkan berbagai inovasi layanan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Salah satu terobosan yang dihadirkan adalah Travel Assistance Corridor (TAC), sistem pelayanan dan pengamanan mudik terpadu yang terhubung dengan pusat pemantauan berbasis dashboard secara real-time.

Kapolda Jawa Tengah Ribut Hari Wibowo menjelaskan, TAC menjadi pusat integrasi berbagai layanan yang memantau kondisi arus lalu lintas sekaligus mendukung pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Melalui TAC, kondisi arus lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat dapat dipantau secara real-time sehingga kami dapat memastikan perjalanan masyarakat yang melintas di Jawa Tengah berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam sistem tersebut, Polda Jateng menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan bagi para pemudik. Salah satunya program Valet and Ride, yaitu layanan pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan kendaraan khusus dari Brebes menuju Semarang. Dengan fasilitas ini, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus secara lebih aman dan nyaman.

Selain itu, kepolisian juga menghadirkan konsep One Stop Service di berbagai posko pelayanan mudik. Melalui layanan terpadu tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai fasilitas dalam satu lokasi, mulai dari layanan kesehatan, tempat istirahat, informasi perjalanan, hingga pelayanan kepolisian.

Untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi perjalanan, Polda Jateng juga meluncurkan layanan digital Chat Sipolan (Sistem Informasi Polantas Polda Jateng) yang dapat diakses melalui WhatsApp selama 24 jam. Layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi kondisi lalu lintas, jalur alternatif, lokasi rest area, pos pelayanan, hingga nomor darurat yang terintegrasi dengan Call Center 110 Polri.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia Jhonny Edison Isir menilai inovasi tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Inovasi seperti Travel Assistance Corridor hingga Chat Sipolan berbasis AI menunjukkan komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan adaptif sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara cepat dan akurat,” katanya.

Melalui berbagai terobosan tersebut, Polri berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan pengalaman mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu mewujudkan slogan mudik tahun ini: mudik aman, keluarga bahagia.*

Tags

Terkini