Selain menyoroti kejelasan dana investasi, pihak investor juga mempertanyakan tindak lanjut yang pernah dijanjikan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.
Menurut Yazdi, saat masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Nanik pernah menyatakan akan melakukan investigasi terhadap persoalan yang dilaporkan investor. Bahkan, seluruh dokumen terkait, mulai dari PKS, bukti transfer hingga dokumen pendukung lainnya telah diserahkan kepada pihak BGN.
"Saat itu kami diminta menyerahkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan perkara ini. Bu Nanik juga menyampaikan akan melakukan investigasi dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi klien kami," ungkap Yazdi.
Hingga kini, pihak investor masih menunggu kejelasan hasil investigasi tersebut sekaligus kepastian mengenai nasib kerja sama pengelolaan 97 dapur MBG yang menjadi sumber sengketa. Kasus ini pun berpotensi menjadi perhatian publik karena melibatkan dana investasi dalam jumlah besar serta program strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.*
Artikel Terkait
Polres Kepahiang dan Instansi Terkait Tangani Cepat Keluhan Kesehatan Penerima MBG
MBG Disebut Bakal Diurus Kantin Sekolah, Mirip Pembagian Makan Siswa yang Diterapkan Jepang
MBG Bakal Masuk Kantin Sekolah? Skema Baru BGN Disebut Bisa Pangkas Anggaran dan Jaga Kualitas
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim Kantongi Nama-Nama Besar dalam Kasus MBG
Dapur MBG Ramai-ramai Berhenti Beroperasi, BGN Tegaskan Tak Ada Instruksi Penghentian Program