Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait pemasangan atribut dan bendera partai yang dinilai mengganggu ruang publik saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Gerindra.
Permohonan maaf tersebut disampaikan usai perayaan HUT Gerindra yang digelar di kediaman Presiden RI Prabowo Subianto, Jakarta Selatan, Jumat (6/2). Ia mengakui antusiasme kader dalam merayakan momen tersebut cukup besar sehingga pemasangan atribut dilakukan secara masif.
Sugiono menegaskan, langkah itu semata-mata bentuk semangat kader dalam memperingati perjalanan 18 tahun partai, yang selama ini terus bertahan dan konsisten memperjuangkan idealisme politiknya.
Ia juga mengajak seluruh kader merayakan hari jadi partai dengan rasa syukur dan doa, tanpa menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Menanggapi keluhan publik, Sugiono memastikan pencopotan atribut akan segera dilakukan. Instruksi telah dikeluarkan kepada seluruh jajaran partai agar membersihkan atribut mulai Jumat malam.
Menurutnya, sebagai organisasi yang terstruktur, perintah tersebut akan langsung dijalankan hingga tingkat lapangan. Ia pun berjanji akan terus memantau pelaksanaannya agar penertiban berjalan sesuai arahan.
Gerindra berharap langkah cepat ini dapat meredakan ketidaknyamanan sekaligus menunjukkan komitmen partai untuk tetap menghormati kepentingan masyarakat.
Artikel Terkait
Jangan Lupa, Seluruh Kader Gerindra Harus Menangkan Seto-Rezki
Luthfi-Yasin Menang, Ketua Gerindra Jateng Sudaryono Puji Kerja Keras Pasukan Jangkrik dan Samurai
DPD Gerindra Bengkulu Gelar Syukuran HUT ke-17, Berjuang Tanpa Akhir
Prabowo Memuji Mentan Andi Amran di depan Ribuan Kader Partai Gerindra
Gerindra Jateng Tunggu Sikap Resmi KPK soal Penangkapan Bupati Pati