Dramatis! Turis Rusia Dievakuasi dari Tebing Pantai Cemongkak, Kejar-kejaran dengan Ombak

Photo Author
Redaksi, Suara Pembaruan
- Jumat, 24 April 2026 | 22:45 WIB
Proses evakuasi WNA Rusia di Pantai Cemongkak, Bali. (Instagram/kantorsar_denpasar)
Proses evakuasi WNA Rusia di Pantai Cemongkak, Bali. (Instagram/kantorsar_denpasar)

Kuta, SUARA PEMBARUAN - Dua wisatawan asal Rusia mengalami momen menegangkan setelah terjebak di bawah tebing Pantai Cemongkak, tepatnya di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan, pada Kamis, 23 April 2026.

Keduanya diketahui bernama Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20). Posisi mereka yang berada di bawah tebing, dekat hempasan ombak, membuat proses penyelamatan harus dilakukan secara cepat dan penuh kehati-hatian.

Tim SAR gabungan akhirnya melakukan evakuasi melalui jalur udara dengan bantuan helikopter milik SGi Air Bali. Metode yang digunakan adalah hoisting, yakni menurunkan personel dengan tali untuk menjemput korban dari lokasi sulit dijangkau.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari seorang staf Beach Club El Kabron bernama Fika. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.30 WITA, sementara laporan resmi masuk ke kantor SAR Denpasar pada pukul 13.10 WITA.

Tim bergerak cepat. Helikopter lepas landas dari helipad di Benoa sekitar pukul 14.46 WITA dengan lima personel di dalamnya. Hanya butuh waktu sekitar 12 menit untuk tiba di lokasi dan langsung memulai proses evakuasi.

Meski tidak menghadapi kendala teknis berarti, tim SAR harus berpacu dengan kondisi alam. Gelombang laut yang semakin tinggi menjadi tantangan utama, sehingga proses penyelamatan harus dilakukan dengan sigap.

Satu per satu korban berhasil diangkat menggunakan tali ke dalam helikopter. Keduanya kemudian diterbangkan dan mendarat dengan selamat di helipad Benoa sekitar pukul 15.15 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sergei Starostin hanya mengalami luka ringan di bagian kaki dan siku kiri. Keduanya juga memilih tidak menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit, dan hanya mendapatkan penanganan ringan dari tim medis setempat.

Dalam dokumentasi video yang dirilis Kantor SAR Denpasar, terlihat momen dramatis saat kedua wisatawan tersebut diangkat dari bawah tebing menggunakan tali, lalu ditarik masuk ke dalam helikopter di tengah kondisi ombak yang terus bergerak naik.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X