Baca Juga: Rayakan HUT Kemerdekaan ke-79 RI Teras Malioboro 1 ajak Pengunjung Berlomba
Dalam proses restrukturisasi ini, Shabhi melakukan berbagai kajian mendalam terhadap struktur organisasi pemerintahan desa yang ada.
Pihaknya melibatkan seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga dalam diskusi dan lokakarya untuk merumuskan SOTK yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
"SOTK baru ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN Undip dengan seluruh elemen masyarakat desa," ujar Shabhi.
Baca Juga: Jawab Kebutuhan Konsumen, Modena Perkenalkan Loundry Ecosystem
"Saya berharap dengan adanya SOTK ini, pelayanan publik di desa dapat ditingkatkan, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa juga semakin aktif," imbuhnya.
Dengan adanya SOTK baru ini, diharapkan pemerintahan Desa Sindukarto dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, masyarakat juga dapat merasakan manfaat langsung dari adanya perubahan ini, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan sumber daya desa yang lebih baik, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Baca Juga: UMK Binaan Pertamina Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal dan PIRT
Kepala Desa Sindukarto, Erianto mengungapkan rasa senangnya dengan adanya SOTK baru ini.
“Dengan adanya SOTK baru ini menjadi tonggak awal kami para aparatur desa dalam melayani Masyarakat untuk lebih semangat dan giat lagi,” ujar Erianto.
Pelatihan dan Peluncuran Buku Saku Panduan Aparatur Desa
Shabhi juga menggelar pelatihan serta meluncurkan buku saku tentang pelayanan publik kepada aparatur pemerintahan desa setempat.