Dirjen Dikti Tinjau Kontruksi Bangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan Universitas Bengkulu

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Minggu, 16 Februari 2025 | 11:45 WIB
Dirjen Dikti, Khairul Munadi dan Staf Khusus Mendiktisaintek, T Bassarudin memotong pita dan pengecoran perdana topping-off  pembagunan rumah sakit pendidikan Universitas Bengkulu.(Foto/Ist)
Dirjen Dikti, Khairul Munadi dan Staf Khusus Mendiktisaintek, T Bassarudin memotong pita dan pengecoran perdana topping-off pembagunan rumah sakit pendidikan Universitas Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Khairul Munadi dan rombongan meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Bengkulu (RSPTN Unib), dan melakukan seremoni topping off (penyelesian) konstruksi gedung di kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu.

Acara ini tahap akhir pembangunan struktur gedung yang dilakukan di lantai tujuh, ditandai dengan pengecoran simbolis serta penekanan tombol sirine yang diiringi pembukaan backdrop bertuliskan “Topping-Off Ceremony Proyek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Bengkulu,” Jumat (15/2/2025).

Baca Juga: Prabowo Memuji Mentan Andi Amran di depan Ribuan Kader Partai Gerindra

Dalam acara ini, Khairul Munadi hadir bersama Staf Khusus Mendiktisaintek Bidang Pendidikan Tinggi, T Basaruddin, dan didampingi Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri. Jajaran pimpinan Unib lainnya turut hadir, termasuk para Wakil Rektor, Kepala Biro USD, Tim Project Management Unit (PMU) RSPTN Unib, serta perwakilan PT. Deta Decon sebagai PMSC dan PT. Adhi Karya selaku kontraktor utama.

Setelah seremoni, Khairul Munadi bersama rombongan meninjau setiap lantai dan blok bangunan yang dalam tahap penyelesaian. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan penuh terhadap kelangsungan proyek ini.

“Kami datang dengan komitmen tinggi untuk memastikan proyek ini berjalan dengan baik. Kami akan terus mendukung agar pembangunan ini terselesaikan sesuai rencana serta dilengkapi fasilitas dan tenaga medis yang kompeten,” ujar Khairul Munadi.

Baca Juga: Perkuat Kemintraan, BPD Hipmi dan Bank Bengkulu Jalin Kerja Sama

Proyek ini, katanya memberikan kesempatan pada dirinya untuk pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Bengkulu yang merupakan kampung halamannya Basaruddin.

Kesan pertama yang ia rasakan ketika melihat proyek RSPTN Unib ini, terlintas dalam pikiran betapa Rektor Unib dan jajaran memiliki keinginan dan komitmen yang tinggi serta telah bekerja keras untuk melaksanakan dan menyelesaikan proyek ini.

“Begitu sampai dan melihat pelaksanaan proyek dari lantai dasar, Saya dapat merasakan dan sangat memahami bahwa Bu Rektor dan jajaran telah bekerja keras untuk mewujudkan serta menyelesaikan berbagai tahapan proyek ini,” tambah Khairul.

Baca Juga: 10 Kepala Daerah di Bengkulu Hasil Pilkada 2024 Dilantik Serentak di Jakarta

Karena itu, kata Khairul pihaknya sangat mensupport agar proyek ini selesai sesuai harapan, dapat menjalankan fungsinya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan, serta berkontribusi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Senada diungkapkan Staf Khusus Mendiktisaintek, Basaruddin. Ia mengatakan, dirinyta mendukung penuh proyek RSPTN Unib ini karena proyek ini sangat strategis dan relevan dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan dunia pendidikan tinggi dan pelayanan masyarakat bidang kesehatan.

"Dengan pembangunan ini, bagaimana kita berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk mengkolaborasikan dan mensinergikan antara kepentingan dunia pendidikan dan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang kesehatan. Karena itu, kami hadir untuk bersama-sama mewujudkan tujuan dan cita-cita tersebut,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X