Bengkulu, suarapembaruan.news- Sebanyak 1.624 orang mahasiswa baru menjalani pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Fatmawati Soerkarno (UINFAS) Bengkulu. Mahasiswa baru yang menjalani PBAK ini berasal dari sejumlah fakultas yang ada di universitas tersebut.
Acara pengenalan PBAK UINFAS Bengkulu dihadiri Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Rektor UNIFAS, Zulkarnain Dali dan para pejabat di lingkup UNIFAS setempat, bertempat di halaman kampus UNIFAS, Jumat (9/8/20924).
Gubernur Rohidin mengharapkan ribuan mahasiswa baru UINFAS yang baru ini agar menjadi generasi penerus yang berani, cerdas, kompetitif, dan progresif dalam menghadapi perkembangan teknologi digital saat ini.
Ada empat hal penting yang harus dikuasai selama menjalani pendidikan di kampus. Pertama, perkuat ilmu pengetahuan. Carilah dan dalamilah ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.
Kedua, miliki dan perkuat keterampilan. Di era teknologi informasi saat ini, ilmu saja tidak cukup; keterampilan menjadi penopang utama dalam mengembangkan ilmu yang telah dimiliki.
Ketiga, aktiflah di organisasi mahasiswa untuk mengasah bakat kepemimpinan. Jangan mudah menyerah dalam menjalani perjuangan di bangku kuliah. Mereka yang mudah menyerah akan kesulitan menapaki kesuksesan dan meraih cita-cita, dan keempat, ini yang paling penting, adalah memiliki akhlak yang baik.
Baca Juga: UNDIP Masuk Dua Besar PTN Pendaftar Terbanyak, Terima 3.055 Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2024
Sebagai generasi penerus, katanya mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan Provinsi Bengkulu, baik dalam bidang kepemimpinan maupun pembangunan. Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci untuk mencapai kemajuan.
"Tanggung jawab sebagai mahasiswa itu besar. Untuk maju, kalian harus berkualitas, adaptif, dan mampu bersaing. Jangan hanya menjadi yang biasa-biasa saja, tapi jadilah luar biasa," jelasnya.
Rektor Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu, Zulkarnain Dali mengingatkan, perkembangan dan kemajuan sebuah universitas diukur dari kualitas SDM yang dihasilkan. Karena itu, untuk menjadi kampus Islam yang unggul, diperlukan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak.
Baca Juga: Mahasiswa Baru UPN Veteran Jogja Keracunan Massal saat Outbond
"Saat ini, jumlah mahasiswa di kampus kita hampir mencapai tiga ribu, mulai dari jenjang S1 hingga S2. Ini adalah capaian yang luar biasa, mengingat kampus yang dulunya IAIN kini telah bertransformasi menjadi UIN dan menjadi universitas Islam terbesar di Bengkulu," ujarnya.
Sementara itu, Larasati, salah satu mahasiswa baru asal Kabupaten Mukomuko, mengungkapkan alasan memilih UINFAS Bengkulu adalah karena program kerja pendidikan yang sejalan dengan visi Gubernur Bengkulu.
Artikel Terkait
Gubernur DIY Minta Kampus Tentukan SOP Perkuliahan Tatap Muka
UMM Sediakan Mobil Golf di Internal Kampus
UMM, Satu-satunya Kampus Indonesia yang Miliki UKM Dirgantara
Berada di Kawasan Pecinan, STAI Al Hidayat Jadi Kampus Multikultural
Rektor UNDIP Resmikan Fasilitas Akomodasi Keren di Kampus Teluk Awur Jepara