Pemprov Jateng Buka Peluang Kuliah ke Luar Negeri, 100 Pelajar Akan Diberangkatkan ke Korea Selatan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 6 Mei 2025 | 14:15 WIB

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui program beasiswa luar negeri. Dalam program terobosan ini, sebanyak 100 lulusan SMA dan SMK di Jawa Tengah akan diberangkatkan untuk melanjutkan studi di 18 universitas terkemuka di Korea Selatan.

“Kita akan buka beasiswa kuliah ke luar negeri dan tahun ini 100 mahasiswa akan kita berangkatkan ke Korea Selatan,” ujar Gubernur Luthfi saat berdialog di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Senin, 5 Mei 2025.

Program beasiswa ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sister province antara Jawa Tengah dan Provinsi Chungcheongbuk-Do, Korea Selatan, serta didukung penuh oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul. Saat ini, program tersebut telah memasuki tahap seleksi, dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 800 orang dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Setelah melalui proses seleksi ketat, 100 peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan. Pelatihan tersebut mencakup penguasaan bahasa Korea, pemahaman budaya lokal, serta pembekalan mengenai etika dan perilaku di negara tujuan. Para mahasiswa dijadwalkan berangkat ke Korea Selatan pada awal tahun 2026.

Pengawasan terhadap para penerima beasiswa akan dilakukan secara kolaboratif oleh KBRI dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan kelancaran dan keamanan studi mereka di luar negeri.

Menurut Gubernur Luthfi, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. “Bukan hanya soal sandang, pangan, dan papan. Pendidikan adalah yang paling penting. Anak-anak kita harus cerdas agar mampu mengangkat kesejahteraan keluarganya,” tegasnya.

Tak hanya Korea Selatan, Luthfi juga tengah mempersiapkan kerja sama serupa dengan beberapa negara lain, seperti Jerman, Turki, Mesir, dan Cina. Negara-negara tersebut diincar sebagai tujuan strategis untuk membuka akses pendidikan global bagi generasi muda Jawa Tengah.

“Di mana pun tempatnya, yang penting masyarakat kita punya kesempatan untuk pintar dan maju,” tambahnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menambahkan bahwa fasilitas yang diberikan kepada penerima beasiswa mencakup akomodasi, biaya hidup, asuransi kesehatan, serta peluang kerja paruh waktu selama studi. “Mahasiswa juga bebas memilih jurusan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing di kampus tujuan mereka di Korea Selatan,” jelasnya.

Program ini disambut antusias oleh para pelajar. Salah satunya, Chesy Aisya Afitri, siswi kelas 11 jurusan Desain Komunikasi Visual di SMKN 4 Semarang. Ia mengaku sangat bersemangat dan berharap bisa lolos seleksi untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya di Jerman atau Turki.

“Beasiswa ini keren banget. Semoga semakin banyak yang bisa ikut dan bisa menjadi jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Chesy.

Sementara itu, Mahesa Nur Iqbal, pelajar lainnya, juga menyatakan bahwa program ini menjadi peluang besar bagi pelajar dari keluarga kurang mampu untuk meraih pendidikan berkualitas dan memperbaiki taraf hidup di masa depan. Ia mengapresiasi langkah progresif Pemprov Jateng dalam menyediakan akses pendidikan global bagi generasi muda.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X