Langkah relokasi ini diharapkan menjadi awal dari transformasi Pantai Panjang menjadi destinasi wisata yang lebih tertata dan menarik. Serta tetap memberdayakan para pelaku usaha lokal yang menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi di kawasan tersebut.
Dari pantuan dilapangan, Rabu (7/5/2025) menyaksikan kawasan Pantai Panjang sudah sangat bersih di banding sebelum dilakukan penataan. Sebelum dilakukan penertiban hampir setiap suduk terlihat sampah tempurung kelapa muda yang isinya sudah santap.
Baca Juga: Lepas Keberangkatan 423 CJH, Wagub Bengkulu Minta Fokus Ibadah, dan Kurangi Main HP
Demikian sampah plastik juga berserakan dimana-mana, tapi setalah Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi turun langsung ke lapangan menata dan bersih-bersih sampah, maka kawasan ini menjadi bersih dan bebas sampah tumpukan tempurung kelapa muda yang isinya sudah disantap.
Selain itu, payung-payung warna biru yang berjejer di sepanjang bangunan penahan gelombang di kawasan Pantai Panjang, kini tidak terlibat lagi, sehingga suasana menjadi indah dan nyaman bagi warga uang melakukan jongging di sepanjang bagunan penahan gelombang di pantai tersebut.