opini

Tol, Pelabuhan dan Rel Bersatu Mengubah Cara Indonesia Bergerak

Senin, 11 Mei 2026 | 10:51 WIB
Bram Hertasning


Namun di tengah berbagai tantangan tersebut, arah pembangunan konektivitas Indonesia mulai terlihat semakin jelas. Infrastruktur tidak lagi dipandang sebagai proyek yang berdiri sendiri, melainkan sebagai Bagian dari sistem yang saling terhubung. Jalan tol mendukung pelabuhan, pelabuhan mendukung distribusi industri, transportasi publik terhubung melalui layanan digital, dan konektivitas antarpulau semakin diperkuat hingga wilayah terluar. Pada akhirnya, manfaat terbesar dari konektivitas bukan hanya soal percepatan distribusi atau bertambahnya jumlah proyek infrastruktur, tetapi tentang bagaimana Masyarakat dapat bergerak lebih mudah, biaya hidup menjadi lebih ringan, dan akses ekonomi semakin terbuka. Ketika jalan tol, pelabuhan, rel, kapal, dan layanan digital bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi, yang tumbuh bukan hanya mobilitas, tetapi juga Produktivitas, pemerataan, dan daya saing Indonesia secara keseluruhan.
Terima kasih, Menteri Perhubungan.

Bram Hertasning adalah Doktor Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan, Badan Kebijakan Transportasi serta merupakan Pengurus Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

 

Halaman:

Tags

Terkini

Sapi Banpres dan Hikmah dari Dusun Ngumpul

Senin, 1 Juni 2026 | 11:20 WIB

Kebijakan Penghematan BBM dari Sisi Transportasi

Senin, 13 April 2026 | 07:05 WIB

“Untal Malang” ke Otonomi Guru

Jumat, 10 April 2026 | 14:27 WIB

Quo Vadis Tata Kelola PNBP Kepelabuhanan

Rabu, 1 April 2026 | 10:24 WIB