Kontradiksi Prinsip Idealisme dengan Teori Absurdisme

Photo Author
Bangun P Lubis, Suara Pembaruan
- Selasa, 12 November 2024 | 19:47 WIB
Ali. A. Lubis
Ali. A. Lubis

*Oleh : Ali. A. Loebis 

 

Defenisi absurd menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) adalah mustahil, nggak masuk akal, konyol, menggelikan dan bukan-bukan.

Bahkan kata absurd dalam bahasa gaul sering juga dipakai untuk menggambarkan perilaku orang, situasi atau hal yang nyeleneh, tidak masuk akal, lucu, tidak berarti atau tidak bermakna sehingga muncul istilah yang dinamakan absurdisme .

Absurdisme adalah teori filosofis yang menyatakan bahwa alam semesta tidak rasional dan tidak berarti, bisa disebut juga tidak jelas, tidak ada apa yang kita sebut ketegasan makna, kejernihan makna.

Baca Juga: 120 Personel Satpol PP Siap Bantu Amankan Pilkada Bengkulu Selatan

Bahkan yang kita anggap baik bisa saja buruk, yang kita anggap buruk ternyata bermanfaat buat orang lain, dan kita mati matian melakukan hal baik ternyata hasilnya buruk atau ada orang melakukan tindakan kejahatan tapi dampaknya ternyata positif bagi orang tertentu. 

Absurdisme juga berkorelasi dengan pengalaman hidup manusia, baik disaat senang, gembira ataupun disaat bersedih maupun menderita. 

Apakah dunia ini absurd ?, jelas iya, karena dunia ini adalah arena permainan atau panggung, dengan mengutip judul lagu group musik cadas God Bless yakni “ Panggung Sandiwara ” dimana dilirik lagu tersebut menyebutkan “ cerita yang mudah berubah, ada peran wajar dan ada peran berpura pura”. 

Baca Juga: Luthfi-Yasin jadi Perangko Prisma Resmi Kantor Pos

Kehidupan manusia juga sering diistilahkan seperti bandul yang sering berayun maju mundur diantara dua titik, seperti halnya manusia yang mempunyai kecerdasan emosional sebagai skill penting dalam bersosialisasi dalam lingkungan.

Gerakan maju mundur pada bandul ini mencerminkan bagaimana suasana bathiniayah manusia yang sering goyah dalam membuat pilihan pilihan dalam hidupnya.

Ketika manusia berharap adanya nilai nilai ideal dan manusia juga berkeinginan agar nilai nilai ideal tersebut terealisir dalam kehidupan nyata, tentunya sangat kontradiktif dengan absurdisme tersebut.

Baca Juga: PKB dan Kiai Lawan Hoaks Serang Cagub Ahmad Luthfi

Halaman:

Editor: Bangun P Lubis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sapi Banpres dan Hikmah dari Dusun Ngumpul

Senin, 1 Juni 2026 | 11:20 WIB

Kebijakan Penghematan BBM dari Sisi Transportasi

Senin, 13 April 2026 | 07:05 WIB

“Untal Malang” ke Otonomi Guru

Jumat, 10 April 2026 | 14:27 WIB

Quo Vadis Tata Kelola PNBP Kepelabuhanan

Rabu, 1 April 2026 | 10:24 WIB
X