Dalian, Tiongkok , SUARA PEMBARUAN – Tarian atau goyang Maluku mengundang sambutan meriah di Kampus Universitas Kelautan Dalian (Dalian Ocean University) di Provinsi Liaoning, Tiongkok.
Tarian itu dipentasksn secara spontan di malam peringatan keakraban Republik Indonesia -Republik Rakyat Tiongkok, akhir September lalu memukau masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Bahkan tanpa diaba-aba puluhan hadirin ikut berjoget dengan iringan lagu-lagu Maluku.
Reporter Albert Kuhon yang mengikuti acara malam keakraban melaporkan, sebelumnya, tarian itu juga ditampilkan pertengahan September dalam malam keakraban mahasiswa baru tahun ajaran 2025.
Dalam tahun ajaran kali ini, Dalian Ocean University (DOU) menerima lebih dari 5.000 orang mahasiswa baru. Banyak mahasiswa yang hadir kagum melihat keserasian gerakan para penari amatir dari Indonesia tersebut.
Baca Juga: Pelatihan Perikanan di Universitas Kelautan Dailian Tiongkok, Vaksinasi Ikan Rp 1.200 Per Ekor
Gerakan enerjik dan dinamis ditampilkan spontan oleh beberapa warga Indonesia yang sedang menjalani pelatihan bagi fasilitator (ToT atau training of trainers) bidang perikanan yang berlangsung di universitas itu.
Para penarinya antara lain Kedswin Hehanusa (Universitas Pattimura), Angelina Ferawaty Siregar dan Utami Hartati (PT Perikanan Indonesia, Bali), Endang Jamal (Unpatti), Arisya Fitri Nugraha (Universitas Lambungmangkurat), Tri Laela Wulandari (Universitas Khairun) dan Liliek Setyaningsih (Universitas Jenderal Soedirman).
Pertengahan September lalu, Hehanusa melatih kelompok itu beberapa jam sebelum tampil. Mereka adalah bagian dari sekitar 50 warga Indonesia yang sedang mengikuti program pelatihan bagi fasilitator (ToT atau training of trainers) bidang perikanan yang berlangsung di Kampus Universitas Kelautan Dalian (Dalian Ocean University atau DOU).
“Tarian goyang Maluku menggambarkan semangat kegotongroyongan dan kebersamaan,” ujar Frederik Willem Ayal, salah seorang peserta pelatihan dari Ambon.
Keakraban
Dalam malam keakraban hubungan RI-RRT yang diselenggarakan secara sederhana di salah satu arena kampus akhir September lalu, beberapa peserta secara spontan menampilkan tarian berkelompok itu.
Dalam malam keakraban hubungan RI-RRT yang diselenggarakan secara sederhana di salah satu arena kampus akhir September lalu, beberapa peserta secara spontan menampilkan tarian berkelompok itu.
Tanpa diberi aba-aba, lebih dari 20 hadirin ikut berjoget dengan iringan lagu-lagu Maluku. Termasuk salah satu dosen DOU, Li Bingyu.
Tarian yang menampilkan kegembiraan bersama itu diiringi dengan beberapa lagu Ambon. Di antaranya lagu berjudul ‘Tobelo’ dan ‘Tamang Pung Kisah’ yang berirama dinamis.
Malam peringatan itu dihadiri oleh Direktur Jurusan Hubungan Luarnegeri, Dr Zheng Peng dan sejumlah dosen lain. Semua warga Indonesia yang mengikuti pelatihan vokasi di DOU hadir dalam acara yang dilaksanakan dekat pantai Xinghai itu.
Pelatihan vokasi itu berlangsung sebulan di Dalian, Tiongkok. Para peserta dari Indonesia tersebut terbagi dalam dua kelompok. Yakni kelompok Manajemen Mutakhir Penangkapan dan Penyimpanan Ikan (Advanced Fishing and Refrigeration Management) dan kelompok Teknologi Budidaya Hasil Laut (Marine Aquaculture Technology). *