nasional

Gubernur Sumsel: ASITA Harus Jadi Motor Kebangkitan Pariwisata Daerah

Kamis, 22 Mei 2025 | 10:42 WIB
Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Saat Pelantikan ASITA Sumsel. [Foto: Bangun Lubis ]

 

 

SUARA PEMBARUAN, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan menegaskan pentingnya peran strategis ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) sebagai mitra utama pemerintah dalam membangkitkan sektor pariwisata daerah.

Hal ini disampaikan dalam acara pelantikan resmi pengurus DPD ASITA Sumsel, yang digelar dengan semangat optimisme terhadap masa depan pariwisata Bumi Sriwijaya. 

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jajaran ASITA untuk bekerja nyata dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempromosikan dan mengembangkan destinasi-destinasi unggulan di Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa ASITA harus menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan inovasi wisata, menyusun paket-paket yang menarik, dan menghubungkan potensi lokal dengan pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga: Palembang: Jejak Sejarah, Jejak Rasa – Kota Kuliner Indonesia yang Menggoda Selera

“Kami tidak ingin pariwisata Sumsel hanya ramai saat ada event. Kita butuh gerakan jangka panjang, sistematis, dan profesional. ASITA punya kekuatan jaringan dan pengalaman, itulah yang harus digunakan untuk kemajuan daerah,” ujar Gubernur.

Dorongan Gubernur: Promosi, Aksesibilitas, dan Kolaborasi

Gubernur secara khusus menekankan tiga hal penting:

  1. Promosi destinasi secara masif dan digital.
    ASITA diminta aktif mengenalkan keindahan Sumsel ke luar daerah bahkan mancanegara.

  2. Memperluas aksesibilitas wisata.
    Dengan kondisi geografis Sumsel yang luas dan beragam, diperlukan perencanaan konektivitas darat, udara, dan sungai yang terpadu.

  3. Kolaborasi lintas sektor.
    Pemerintah akan mendukung dari sisi kebijakan, infrastruktur, dan pelatihan SDM, namun sektor swasta melalui ASITA harus menjadi ujung tombaknya.

    Baca Juga: Gubernur Jatim : Guru BK Berkualitas Mampu Tingkatkan Prestasi Siswa

Destinasi Prioritas dan Aksesnya

Gubernur menyebut sejumlah destinasi prioritas yang diharapkan menjadi fokus pengembangan bersama ASITA:

1. Danau Ranau (OKU Selatan)

  • Akses darat dari Palembang ± 340 km, ditempuh ± 8 jam.

  • Cocok untuk wisata alam, perbukitan, danau, dan budaya lokal.

2. Pulau Kemaro (Palembang)

  • Akses via Sungai Musi ± 15 menit dengan perahu dari Benteng Kuto Besak.

Halaman:

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB