nasional

Taj Yasin Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama Atasi Masalah Sampah

Kamis, 24 April 2025 | 14:08 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.

Pekalongan, SUARA PEMBARUAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Ia menilai, dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar penanganan sampah menjadi gerakan bersama yang menyeluruh.Baca Juga: Borobudur Marathon 2025 Siap Pecahkan Rekor, 10.500 Pelari Bakal Meriahkan Ajang Internasional Ini

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat membuka Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) III Apeksi Korwil III di Kota Pekalongan, Kamis (24/4/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yasin ini, isu pengelolaan sampah saat ini telah menjadi tantangan besar yang harus ditanggapi secara kolektif. “Masalah sampah bukan hanya soal teknis, tapi juga menyangkut pola pikir dan kesadaran kita semua,” ujarnya.Baca Juga: TNI AU Tegaskan Tak Pernah Miliki Oriental Circus Indonesia, Sebut Hanya Bentuk Kerja Sama Administratif

Ia mendorong agar diskusi tentang sampah tidak hanya berhenti di meja birokrasi, tetapi juga masuk ke ruang-ruang keluarga. Edukasi mengenai pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah.

“Bicarakan ini di rumah. Kesadaran menjaga lingkungan bisa tumbuh dari hal-hal kecil,” tegasnya.Baca Juga: Kesaksian Mantan Pengasuh Anak Eks Anggota OCI: Butet Tidak Pernah Menanyakan Kabar Anaknya...

Gus Yasin juga menekankan perlunya integrasi isu lingkungan dengan isu kesehatan, seperti stunting. Menurutnya, kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat saling berkaitan dan harus ditangani secara paralel.

Dalam kesempatan itu, ia memberi apresiasi kepada Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan, atas langkah cepat dalam merespons permasalahan sampah di wilayahnya. “Saya senang karena beliau langsung ambil tindakan, bahkan anggarannya ditingkatkan. Ini penting karena pengelolaan sampah juga menyangkut komunikasi dan penerimaan masyarakat,” tuturnya.Baca Juga: Jejak Budaya Raminten: Warisan Kuliner dan Sosok Hamzah Sulaiman yang Tak Terlupakan

Ia mengajak semua pihak untuk turut andil dalam mengurangi volume sampah dan aktif mengelola sampah secara mandiri. Pendekatan edukatif dan kolaboratif dinilai sebagai kunci keberhasilan.

“Kita harus gotong royong, dari warga, pemerintah, sampai industri. Kurangi dan kelola sampahnya bareng-bareng,” katanya.

Sebagai contoh praktik baik, Gus Yasin menyoroti Kota Surabaya yang mendapat pengakuan dari UNESCO atas pengelolaan sampahnya, serta Kabupaten Banyumas yang berhasil memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar melalui kerja sama dengan industri.Baca Juga: Israel Hapus Ucapan Duka untuk Paus Fransiskus: Ketegangan Tersembunyi di Balik Kritik terhadap Perang Gaza

“Ini bukan untuk pamer, tapi untuk berbagi ilmu. Kota-kota lain bisa belajar dan mengadaptasi praktik yang berhasil. Edukasi masyarakat soal pemilahan dan proses pengolahan itu sangat penting,” pungkasnya.*

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB