Pemerintah Tunda Pemindahan ASN ke IKN: Anggaran Kurang?

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 3 Februari 2025 | 12:47 WIB
Pemindahan ASN ke IKN ditunda dan berbagai alasannya. (instagram.com/republikindonesia)
Pemindahan ASN ke IKN ditunda dan berbagai alasannya. (instagram.com/republikindonesia)

"Tidak ada (kaitannya dengan pemangkasan anggaran). Sebagaimana pernah kami sampaikan bahwa kementerian dan lembaga tentunya perlu mengkonsolidasikan kembali data ASN yang akan dipindahkan, terutama untuk kementerian yang baru," jelas Rini.

Sejak awal, rencana pemindahan ASN ke IKN telah mengalami beberapa kali penundaan.

Awalnya, pemindahan ASN ditargetkan sebelum 17 Agustus 2024, lalu diundur ke September, kemudian ke Oktober, hingga akhirnya ke Januari 2025. Kini, jadwal pemindahan kembali ditunda tanpa kepastian waktu.Baca Juga: Aksi Grebek Sampah di Sentani Libatkan Anak Muda dan Mahasiswa

Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, menuturkan bahwa perubahan organisasi di Kabinet Merah Putih turut memengaruhi rencana pemindahan ASN. "Saat ini masing-masing kementerian dan lembaga masih dalam proses konsolidasi internal," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono sempat menyampaikan bahwa ASN akan mulai pindah ke IKN pada April 2025, setelah Lebaran.Baca Juga: Puja Kesuma Secara Aklamasi Terpilih Ketua Karang Taruna Provinsi Bengkulu

"Menurut Menteri PANRB (Rini Widyantini), kita sedang menghitung semua kesiapan tersebut mulai April (2025). Sebenarnya Januari, tetapi Maret ada Lebaran, jadi kemungkinan dihitung ulang," kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Banjir di Bandara VVIP IKN

Selain kendala pemindahan ASN, Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) atau Bandara Internasional Nusantara sempat mengalami banjir pada 24 Januari 2025.Baca Juga: Single Perdana Metzdub featuring Elda Suryani

Genangan air setinggi 5 hingga 10 sentimeter terjadi di sekitar gedung terminal, meskipun berhasil surut pada hari yang sama.

Menurut laporan yang diterima pada 28 Januari 2025, lumpur sisa banjir masih terlihat di sekitar area gedung terminal, sementara genangan air belum sepenuhnya dibersihkan.Baca Juga: Relawan Andalan Hati Yakin Hakim MK Tolak Gugatan DIA

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang hampir terjadi setiap hari, sementara saluran drainase belum sepenuhnya selesai dibangun.

"Saat ini masih berjalan penyelesaiannya. Justru yang sekarang mengganggu karena curah hujan tinggi, di lapangan hampir setiap hari hujan dan saluran drainase belum selesai," ujarnya.

Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menambahkan bahwa banjir terjadi di sekitar gedung terminal, bukan di area udara atau landasan pacu (runway).Baca Juga: KPU Kabupaten Tolikara Bantah Tuduhan Manipulasi, Bawaslu Sayangkan Suara 6 Distrik Dinyatakan Tidak Sah

"Kejadiannya di area sekitar gedung terminal, bukan di area udara atau landasan pacu karena ada drainase yang tersumbat," jelas Danis.

Dengan berbagai kendala yang masih dihadapi, pemindahan ASN ke IKN tampaknya masih membutuhkan waktu lebih lama sebelum dapat direalisasikan.Baca Juga: Single Perdana Metzdub featuring Elda Suryani

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X