SUARA PEMBARUAN - Perayaan Imlek, yang dikenal sebagai Tahun Baru China, memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan kaya tradisi.Baca Juga: Sistem Zonasi Diganti dengan PPDB Domisili, Cek Perbedaannya!
Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai sejarah Imlek, mulai dari masa Dinasti Shang hingga perkembangan modern seperti sekarang, berdasarkan laporan dari China Highlight.
Imlek pada Era Dinasti Shang
Imlek pertama kali diyakini muncul pada masa Dinasti Shang, sekitar tahun 1600–1046 Sebelum Masehi (SM), atau lebih dari 3.500 tahun yang lalu.Baca Juga: Kunjungi KNVB, Erick Thohir Undang Timnas Belanda dan Kopdar Bareng Pemain Diaspora
Pada masa itu, masyarakat mengadakan upacara pengorbanan sebagai bentuk penghormatan kepada dewa dan leluhur.
Ritual ini dilakukan pada awal dan akhir tahun untuk memohon berkah hasil panen sekaligus menyembah alam.
Selain itu, legenda tentang monster Nian juga menjadi bagian dari tradisi Imlek.Baca Juga: 39 Kejadian Bencana Landa Jateng Selama Januari 2025, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Nian digambarkan sebagai monster buas yang menyerang manusia, hewan ternak, dan hasil panen setiap malam tahun baru.
Untuk melindungi diri, masyarakat memasang lentera merah, gulungan kertas merah, serta membakar bambu atau petasan yang dipercaya dapat menakut-nakuti Nian.Baca Juga: DPRD Minta Dinas PUPR Bengkulu Segera Atasi Kerusakan Jalan Kepahiang-Seberang Musi
Tradisi ini masih dilestarikan hingga kini dalam bentuk dekorasi dan pesta kembang api.
Perkembangan Imlek di Masa Dinasti Han hingga Kini
Pada era Dinasti Han (202 SM–220 M), Imlek mulai diatur berdasarkan kalender lunar Tiongkok dan dikenal sebagai Festival Musim Semi.
Tradisi membakar bambu untuk menghasilkan suara keras menjadi salah satu kegiatan khas pada masa itu.Baca Juga: Sutradara Extreme Job yang Menggarap Drama Baru Kim Woo-bin dan Suzy Pergi, Proses Syuting Dilanjutkan Sutradara The Glory
Ritual Imlek pun mulai berkembang, termasuk membersihkan rumah, makan bersama, hingga acara hiburan, terutama saat memasuki masa Dinasti Wei dan Jin (220–420 M).
Artikel Terkait
Tahun Baru Imlek, Menag Doakan Kemajuan Bangsa, Pemilu Lancar, dan Ajak Hormati Perbedaan
Metro Park View Kota Lama Semarang Sambut Tahun Baru Imlek, Suguhkan “Prosperity Dinner: Year of Wooden Snake”
Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek, Ini yang Dilakukan Pertamina Patra Niaga RJBT!
Sambut Imlek, Warga Tionghoa di Bengkulu Produksi Kue Keranjang
Mandi Rupang Sambut Imlek Diyakini Warga Tionghoa Datangkan Dewa Rezek