Semarang, SUARA PEMBARUAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan, program transmigrasi bukan sekadar memindahkan warga ke lokasi baru, melainkan bertujuan meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Visi Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan masyarakat transmigran mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air bersih, sanitasi, hingga irigasi harus tersedia," tegas AHY
usai melepas keberangkatan rombongan di depan Gedung Gradika, Kamis (5/12).Baca Juga: Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Gubernur Rohidin, Penyidik KPK Geledah Kantor Disnakertran Bengkulu
Dia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program transmigrasi yang terus berjalan hingga akhir tahun ini.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Transmigrasi beserta jajarannya yang telah mempersiapkan program ini dengan baik," ujar AHY.Baca Juga: Kejurda Kapolda Bengkulu Cup Cetak Atlet Voli Berprestasi
Ia menambahkan, transmigrasi tahun ini tidak hanya dilakukan di Jawa Tengah, tetapi juga di Yogyakarta dan Jawa Timur yang turut menggelar prosesi pelepasan serupa. Warga yang diberangkatkan tersebar ke berbagai daerah seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
AHY juga menekankan pentingnya legalitas lahan transmigrasi.Baca Juga: Dedy Wahyudi-Roni Menang di Seluruh Kecamatan Kota Bengkulu
"Kementerian ATR-BPN berperan memastikan lahan yang disediakan memiliki status hukum yang jelas, baik untuk hunian maupun lahan produksi seperti pertanian dan perkebunan," katanya.
Sementara Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanaga, menyebutkan bahwa program transmigrasi tahun ini telah memberangkatkan 132 kepala keluarga, termasuk tambahan inisiatif dari pemerintah daerah.Baca Juga: Hendra Setiawan Sampaikan Salam Perpisahan, Resmi Pensiun Usai 35 Tahun Meraih Segudang Prestasi
"Tahun ini, ada total 132 kepala keluarga. Idealnya setiap transmigran mendapatkan satu rumah tinggal dan dua hektar lahan kerja. Ke depan, kami sedang merancang konsep transmigrasi tematik yang disesuaikan dengan potensi kawasan," ujarnya.
Ia mencontohkan, transmigrasi maritim menjadi salah satu fokus masa depan.Baca Juga: Korban Agus Buntung Terus Bertambah, Masyarakat Bisa Belajar dari Korban yang Berani Speak Up
"Kami akan bekerja sama dengan dunia usaha untuk memberikan dukungan seperti kapal bagi para transmigran. Mereka akan melaut dan mengolah hasil laut demi pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.
Selain itu, hilirisasi sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama.Baca Juga: Selama Momen Pilkada Serentak 2024 Trafik Broadband Telkomsel di Papua dan Maluku Naik 7%
"Hilirisasi SDM penting sesuai arahan Presiden Prabowo. Potensi besar dari bonus demografi harus dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bangsa dan negara," kata Iftitah.
Artikel Terkait
Demi Pemulihan Ekonomi, Jambi Tingkatkan Perhatian Pembangunan Daerah Transmigrasi
Arsip Transmigrasi Jateng 1950-1999 Tercatat dalam Memori Kolektif Bangsa
Ini Komitmen Agustin-Iswar: APBD Kota Semarang untuk Sebesar-besarnya Kesejahteraan Rakyat
Mentan : Mari Kita Bergandeng Tangan, Wujudkan Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat
Prabowo Umumkan Kenaikan Upah Minimum 6,5%: Kesejahteraan Buruh Sangat Penting