AHY: Program Transmigrasi Bukan Sekadar Memindahkan Warga ke Lokasi Baru, Tapi Harus Tingkatkan Kesejahteraan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 5 Desember 2024 | 22:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat melepas rombongan transmigrasi asal Jateng-DIY di depan Gedung Gradika, Kamis (5/12).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat melepas rombongan transmigrasi asal Jateng-DIY di depan Gedung Gradika, Kamis (5/12).

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan, program transmigrasi bukan sekadar memindahkan warga ke lokasi baru, melainkan bertujuan meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Visi Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan masyarakat transmigran mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air bersih, sanitasi, hingga irigasi harus tersedia," tegas AHY
usai melepas keberangkatan rombongan di depan Gedung Gradika, Kamis (5/12).Baca Juga: Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Gubernur Rohidin, Penyidik KPK Geledah Kantor Disnakertran Bengkulu

Dia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program transmigrasi yang terus berjalan hingga akhir tahun ini.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Transmigrasi beserta jajarannya yang telah mempersiapkan program ini dengan baik," ujar AHY.Baca Juga: Kejurda Kapolda Bengkulu Cup Cetak Atlet Voli Berprestasi

Ia menambahkan, transmigrasi tahun ini tidak hanya dilakukan di Jawa Tengah, tetapi juga di Yogyakarta dan Jawa Timur yang turut menggelar prosesi pelepasan serupa. Warga yang diberangkatkan tersebar ke berbagai daerah seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.


AHY juga menekankan pentingnya legalitas lahan transmigrasi.Baca Juga: Dedy Wahyudi-Roni Menang di Seluruh Kecamatan Kota Bengkulu

"Kementerian ATR-BPN berperan memastikan lahan yang disediakan memiliki status hukum yang jelas, baik untuk hunian maupun lahan produksi seperti pertanian dan perkebunan," katanya.

Sementara Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanaga, menyebutkan bahwa program transmigrasi tahun ini telah memberangkatkan 132 kepala keluarga, termasuk tambahan inisiatif dari pemerintah daerah.Baca Juga: Hendra Setiawan Sampaikan Salam Perpisahan, Resmi Pensiun Usai 35 Tahun Meraih Segudang Prestasi

"Tahun ini, ada total 132 kepala keluarga. Idealnya setiap transmigran mendapatkan satu rumah tinggal dan dua hektar lahan kerja. Ke depan, kami sedang merancang konsep transmigrasi tematik yang disesuaikan dengan potensi kawasan," ujarnya.

Ia mencontohkan, transmigrasi maritim menjadi salah satu fokus masa depan.Baca Juga: Korban Agus Buntung Terus Bertambah, Masyarakat Bisa Belajar dari Korban yang Berani Speak Up

"Kami akan bekerja sama dengan dunia usaha untuk memberikan dukungan seperti kapal bagi para transmigran. Mereka akan melaut dan mengolah hasil laut demi pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.

Selain itu, hilirisasi sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama.Baca Juga: Selama Momen Pilkada Serentak 2024 Trafik Broadband Telkomsel di Papua dan Maluku Naik 7%

"Hilirisasi SDM penting sesuai arahan Presiden Prabowo. Potensi besar dari bonus demografi harus dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bangsa dan negara," kata Iftitah.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X