Tim Pakar Luthfi-Yasin Yakin Hasil Debat Katrol Suara Paslon 02

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 5 November 2024 | 09:26 WIB
Tim Pakar dari Paslon Luthfi-Taj Yasin, Zulkifli
Tim Pakar dari Paslon Luthfi-Taj Yasin, Zulkifli

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Survei Litbang Kompas ditanggapi ringan oleh Tim Pakar Paslon Cagub dan Cawagub Ahmad Luthfi dan Gus Yasin.

Dalam survei itu pemenangnya bukan paslon melainkan pemilih yang belum menentukan pilihan. Terlebih lagi dari hasil 3 survei lainnya, paslon 02 unggul jauh.

Hasil survei Litbang Kompas menyebutkan elektabilitas paslon 01 sebesar 28,8%, kemudian Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sebesar 28,1%. Sementara 43,1% responden belum menentukan pilihan.Baca Juga: Kampanye Andika-Hendi Unggul di Media Sosial

Tim Pakar dari Paslon Luthfi-Taj Yasin, Zulkifli mengatakan, survei itu dilakukan periode 15-20 Oktober 2024 atau jauh sebelum debat. Sementara debat Pilgub Jateng 1 digelar pada 30 Oktober 2024. Ia meyakini pemilih di Jawa Tengah cerdas dengan menunggu program-program yang ditawarkan di momen debat tersebut.

"Yang pertama, pemenang di survei tersebut adalah responden yang belum menentukan pilihan. Kedua, Jateng memiliki pemilih cerdas dan akan melihat program yang ditawarkan para calon. Hasil debat 1 memperlihatkan program-program riil dari Luthfi-Yasin lebih mengena. Itu jadi salah stau modal utama," kata Zulkifli, Senin (4/11). Baca Juga: Tanggapi Survei Litbang Kompas, Jokowi: Yang Masih Bimbang Harus Dibuat Yakin

Terkait popularitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin yang tidak mencolok meski lama bertugas di Jateng, menurutnya hal yang wajar. Alasannya, saat keduanya menjabat fokus bekerja dan tidak sibuk mencari pencitraan.

Ahmad Luthfi sudah sekitar 15 tahun bertugas di Jateng, mulai dari Kapolres Batang, Kapolresta Surakarta hingga Kapolda Jateng. Sementara Gus Yasin adalah mantan anggota Komisi E DPRD Jateng dan mantan Wakil Gubernur periode lalu.

Melihat Curriculum Vitae keduanya, maka harus diakui mereka adalah tokoh berpengalaman di Jawa Tengah. Ahmad Luthfi berhasil menjaga kondusifitas wilayah dengan menekan angka kriminalitas dan penegakan hukum yang tegas. Sementara Taj Yasin Maimoen fokus membenahi pendidikan di pesantren.Baca Juga: Laporkan Oknum Pencatut Nama Gempita yang Minta Fee di Kementan

"Keduanya berpengalaman di 35 wilayah di Jateng. Tahu kendala apa saja dan solusinya seperti apa. Masyarakat Jateng sudah mengerti siapa yang harus dipilih setelah menyaksikan debat pertama kemarin," katanya.

Modal kuat Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen berikutnya adalah program yang dijalankan linier dengan pemerintah pusat. Semenjak awal turun ke masyarakat, keduanya menyampaikan bahwa didukung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Jokowi, dan presiden saat ini Prabowo Subianto.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Proyeksikan Pendapatan Daerah Tahun 2025 Sebesar Rp 2,4 Triliun

Dukungan itu jelas bakal berimbas positif bagi pembangunan Jawa Tengah ke depannya. Potensi yang dimiliki Jateng akan bisa dikembangkan lebih maksimal. Di sisi lain, dukungan pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan di Jawa Tengah juga akan lebih intens. Paslon 02 ini juga bakal melakukan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di Jateng.

Di sisi lain, untuk meraih suara pemilih yang saat ini belum menentukan pilihan, pihaknya akan terus turun ke lapangan dan bertemu masyarakat.Baca Juga: Survei Terkini LSI Denny JA: Luthfi-Yasin 46,8%, Andika-Hendi 28,2%

Pihaknya optimis bahwa paslon Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen akan didukung masyarakat dan menang di PIlgub Jateng. "Survei internal optimis menang. Apalagi tiga hasil survei lainnya juga sama," ucapnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X