Mbak Ita Raih Penghargaan Bappenas Atas Komitmen Terhadap Pengelolaan Sisa Pangan

Photo Author
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 07:26 WIB

"Kami juga memperluas jaringan donatur dan penerima pangan berlebih, yaitu donatur katering dan toko roti. Nantinya makanan berlebih dari donatur yang masih layak makan akan didistribusikan untuk anak-anak stunting dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK)," sebutnya.

Mbak Ita menegaskan bahwa pengelolaan susut dan sisa pangan merupakan bagian penting dari upaya peningkatan ketahanan pangan di Semarang. "Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Bappenas RI. Penghargaan ini adalah bukti kerja keras dan kolaborasi semua pihak di Kota Semarang dalam menjaga ketahanan pangan dan mengurangi limbah makanan. Kami akan terus berkomitmen dalam menjalankan program-program berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan," pungkasnya.

Dengan penghargaan ini, Wali Kota Semarang semakin mempertegas visinya dalam menciptakan sistem pangan yang adil, efisien, dan berkelanjutan, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa depan generasi mendatang.

Selain penyerahan penghargaan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dalam penyelamatan pangan, Bappenas RI juga melakukan launching buku best practices penanggulangan kelola susut dan sisa pangan di Indonesia bertajuk 'Teladan Bijak Kelola Susut dan Sisa Pangan'.

Buku ini disusun oleh JP2GI (Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia) dan didukung Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN).*

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X