Lantaran daerah asal para korban tidak memberikan perhatian, maka Pemprov Jateng memfasilitasi mereka kembali ke daerah masing-masing, menggunakan kapal laut.
“Ini mungkin salah satu bentuk yang harus kita lakukan, berkoordinasi dengan teman-teman di provinsi lain,” kata dia.
Setali tiga uang, Direktur ILO, Simrin Singh menyampaikan , persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan sendiri. Butuh kerja sama dan komitmen antara pemerintah dan komunitas yang berkecimpung dalam bidang ini, untuk bersama-sama membereskannya.
“Dan saya melihat komitmen itu dilakukan di Jawa Tengah,” ujarnya.
Baca Juga: Pesawat Trigana Tergelincir Kepulauan Yapen, Kapolres: Tidak Ada Korban Jiwa
Simrin berpendapat, masih banyak peluang bekerja di sektor perikanan dan kelautan karena memiliki jangkauan pekerjaan global yang serius.
Ia berharap, pekerjaan di sektor kelautan dan perikanan, nantinya menjadi pekerjaan yang memberi jaminan kesejahteraan bagi pekerjanya dan berkontribusi mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara, tanpa dilabeli dengan reputasi yang buruk.*
Artikel Terkait
Beri Kuliah Umum Menteri KKP Jabarkan Keunggulan Kampung Nelayan Modern dan Data Karbon Biru
500 Kapal Nelayan Semarang Ikut Larung Sesaji, Mbak Ita: Kearifan Lokal yang Harus Dipelihara
Puluhan Nelayan Bengkulu Ikuti Diklat Penyelamatan Kecelakaan Kapal Laut
Pengusaha Vietnam Berminat Tanam Investasi Perikanan di Bengkulu
Semarakan HUT RI ke-79, DKP Bengkulu Gelar Lomba Hias Perahu Nelayan Berlangsung Meriah