Bengkulu, suarapembaruan.news- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golar telah mengeluarkan rokemdasi dukungan dalam bentuk B1KWK kepada tujuh calon bupati di Provinsi Bengkulu yang akan mengikuti kontestasi pilkada 27 November 2024 mendatang.
Wakil Ketua Bidang Bapilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Karnia Tanjung, di kantor DPP Golkar Jakarta, Rabu (7/8/2024) menjelaskan, tujuh calon bupati di Bengkulu mendapat rekomendasi dari Golkar untuk maju di pilkada setentak, yakni calon bupati Kaur, Gusri Fausi, calon Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto dan calon Bupati Rejang Lebong, Syamsul Efendi.
Selanjut calon Bupati Seluma, Erwin Oktavian, calon Bupati Bengkulu Utara, Ari Septian, calon Bupati Mukomuko, Chairul Huda dan calon Bupati Kepahiang, Zurdi Nata.
Baca Juga: Pasangan Rachmat Riyanto-Tarmizi Dipastikan Maju di Pilbup Benteng
Sedankan calon Bupati Bengkulu Selatan, Wali Kota Bengkulu dan Lebong masih menjalani proses survey tahap kedua. Informasi untuk Kabupaten dukungan akan diberikan kepada paslon bupati dan wakil Azhari-Bambang, Kabupaten Bengkulu Selatan akan diberikan kepada paslon bupati dan wakil bupati, Gusnan Mulyadi-Ii Sumirat.
Sedangkan untuk Kota Bengkulu informasi yang didapat dukungan Golkar akan diberikan pada paslon Dani Hamdani- Suimi Fales alias Wansui, karena paslon ini hasil survey sangat memungkinkan untuk memenangkan kontestasi pilwakot Bengkulu pada 27 November mendatang.
Sedangkan untuk balon Wali Kota Bengkulu, Beny Suharto untuk mendapatkan dukungan dari Partai Golkar kecil kemungkinan karea hasil survey elektabilitasnya masih dibawah 10 persen.
Baca Juga: Terimakasih Partai Golkar, Calon Wakil Gubernur Papua Toni Wanggai: Kehormatan dan Kepercayaan
Padahal, pelaksanaan pilkada efektifnya tinggal 2 bulan lagi, sehingga potensi untuk memenangkan pilwakol Bengkulu sangat kecil. Meski demikian, dukungan Partai Golkar akan diberikan kepada Dani Hamdani atau Beny Suharto menjadi urusan DPD Partai Golkar Bengkulu.
Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu Rohidin Mersyah dalam beberapa kesempatan mengatakan, kandidat calon bupati dan wali kota yang akan diusung Golkar di pilkada serentak harus memiliki peluang untuk memenangkan pertarungan.
Potensi kemungkinan akan menang dibuktikan dari hasil survey Golkar di lapangan. "Sekarang kita masih survey tahap kedua terhadap kandidat wali kota Bengkulu yang akan diusung Golkar pada pilwakot nanti. Kandidat yang hasil survey bagus dan berpeluang untuk menang akan kita dukung baik kader maupun bukan kader," ujarnya.
Baca Juga: Firman Soebagyo, Anak Petani dari Desa Kedalon, 25 Tahun di Panggung Politik Indonesia
Rohidin menegaskan, Partai Golkar tidak akan mengusung kandidat yang potensi untuk kemenanganya tipis, termasuk kandidat yang memiliki elektabilitas dibawah 10 persen. Apalagi hasil survey hanya 5 persen, jelas tidak akan diusung," ujarnya.
Artikel Terkait
Bupati Petahana Sugiri Sancoko Siap Bertarung Lagi di Pilkada Ponorogo 2024
Paulus Waterpauw Menang 1 Putaran di Pilkada Provinsi Papua
Sukseskan Pilkada Serentak, KPU Provinsi Bengkulu Sosialisasikan Peraturan KPU No 8 Tahun 2024
Jelang Pendaftaran Calon Pilkada 2024, Mitigasi Kerawanan Mulai Dilakukan
Pilkada Serentak Koalisi PKB-Demokrat Bantul Usung Petahana Abdul Halim - Rony Wijaya