Wamentan Sudaryono: Jateng Nomor 2 Areal Tanam Terluas Nasional

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 5 Agustus 2024 | 10:24 WIB
Wamentan Sudaryono berbincang dengan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dalam Rakor Penambahan Areal Tanam (PAT), Pompanisasi dan Pembinaan Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Tengah di Balai Diponegoro.
Wamentan Sudaryono berbincang dengan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dalam Rakor Penambahan Areal Tanam (PAT), Pompanisasi dan Pembinaan Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Tengah di Balai Diponegoro.

Baca Juga: PAN dan PPP Sengketa, KPU Bengkulu Tengah Belum Tetapkan Anggota DPRD Terpilih Hasil Pileg 2024

"Setiap petugas (penyuluh) diharapkan dapat mengawal 8-16 kelompok tani. Memotivasi para petani, melakukan pendampingan, menguatkan kapasitas dan monev terkait ketersediaan sarana produksi," jelasnya.

Berdasarkan laporan realisasi Penambahan Areal Tanam (PAT) dalam aplikasi pelaporan Kementan, per tanggal 30 Juli 2024, tambahan areal tanam padi di Jateng yang menggunakan pompanisasi telah mencapai 110.265 hektar.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Semarang Rehab Kantor Kelurahan Kudu

Berdasarkan perhitungan, tiap hektar luas tanam padi diasumsikan bisa menghasilkan 4,23 ton padi. Maka dengan jumlah areal tanam seluas 110.265 hektare, bisa meningkatkan produksi sebesar 446.420,95 ton gabah kering giling. Jumlah itu setara dengan 268.277,73 ton beras.

"Saya harapkan penyuluh mampu memotivasi para petani. Kita harapkan Jateng dapat terus meningkatkan produktivitas padi untuk mewujudkan kedaulatan pangan," kata Nana.*


.*

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X