“Mungkin sudah setahun yang lalu 9proses pembangunan-red), sudah menjadi harapan bagi masyarakat yang bermukim di kawasan Tambaklorok khususnya dan Kota Semarang umumnya. Karena ini adalah tanggul untuk pengendalian rob dan banjir. Tentunya kami berharap insya-Allah nanti bulan Agustus bisa jadi, sehingga di musim-musim baratan yang biasanya di bulan Oktober-November itu masyarakat Tambaklorok dan nelayan merasa aman dan nyaman,” tutupnya.*
Artikel Terkait
Banjir Rob Landa Pesisir Gresik
BMKG: Waspada Fenomena Supermoon dan Rob Jelang Idul Fitri
Pemkot Semarang Buat Sistem Terintegrasi Percepat Penanganan Banjir dan Penataan Kawasan Permukiman
BMKG: Curah Hujan Tinggi, Warga Bengkulu Diminta Waspadai Ancaman Banjir dan Longsor
Korban Terdampak Banjir Luwu Utara Dibantu Pertamina