Dirinya bahkan mengusulkan untuk dibuat prasasti yang ada di area makam KH Sholeh Darat. Prasasti tersebut serupa dengan 'building signage' yang sudah ada di Kota Lama Semarang.
"Saya akan meminta Diskominfo membuat Scan Barcode (QR Code), agar pengunjung bisa tahu story telling sejarah panjang KH Sholeh Darat dengan cara digital," paparnya.
Mbak Ita berharap, prasasti dengan Scan Barcode itu bisa dilaunching bersamaan dengan plang nama Jalan KH Sholeh Darat.
Baca Juga: Sambut Waisak, Bhikkhu Thudong Bakal Jalan Kaki dari India ke Borobudur
"Dengan barcode itu, saat anak-anak datang mereka tinggal scan dan bisa melihat sejarah panjang perjalan hidup dan syiar agama KH Sholeh Darat. Ini menunjukkan bahwa kami sangat nguri-uri sejarah Islam, karena Mbah Sholeh Darat juga membuat harum nama Kota Semarang," bebernya.
"Dengan barcode itu, generasi muda kita bisa tahu bahwa Mbah Sholeh Darat ini bagaimana dulu berjuang, hingga menjadi guru dari para pahlawan Nasional hingga beliau wafat," imbuh Mbak Ita.*
Artikel Terkait
Tuan MH Manullang Wartawan Pejuang Selayaknya Pahlawan Nasional
Libur Lebaran, Mbak Ita Sidak Wilayah Tergenang
Tutup Program USAID CCBO, Mbak Ita Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Timnas Lolos Perempat Final Piala Asia U-23, Mbak Ita Puji Peran Kiper Ernando Ari yang Asli Semarang
Keren! Wali Kota Semarang Mbak Ita Lulus Doktor Undip dengan Predikat Summa Cumlaude