Wali Kota Semarang Dukung Usulan KH Sholeh Darat Peroleh Gelar Pahlawan Nasional

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 24 April 2024 | 10:01 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri Maulidurrasul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123 di di kompleks Taman Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri Maulidurrasul dan Haul KH Sholeh Darat ke-123 di di kompleks Taman Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang

Semarang, suarapembaruan.news - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendukung upaya para ulama mengusulkan nama KH Sholeh Darat sebagai pahlawan Nasional. Sebagaimana diketahui, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang baru-baru ini menggelar Seminar Genealogi Nasionalisme Indonesia dalam Kitab KH Sholeh Darat bersama PCNU Kota Semarang.

Kegiatan tersebut digelar untuk mengusulkan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional dan berlangsung sacara hybrid di Kampus Unwahas Sampangan pada Jumat (19/4/2024).

Baca Juga: Didukung Semen Gresik, Hampers Lebaran Rumah BUMN Rembang Raup Omzet Setengah Miliar

Tak hanya itu, di bawah komando Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pemerintah Kota Semarang berencana melakukan penggantian nama ruas jalan Kiai Saleh menjadi KH Sholeh Darat.

Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu juga telah menginstruksikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang untuk membuat story telling sejarah panjang perjuangan KH Sholeh Darat yang bisa diakses secara digital lewat scan barcode.

Hal ini disampaikan Mbak Ita usai menghadiri Maulidurrasul dan Haul KH Sholeh Darat ke 123 beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: Paham Situasi Kondisi di Papua, Paulus Waterpauw Dinilai Tepat Jadi Gubernur Papua

"Haul tahun ini jelas berbeda, karena sudah mulai proses pengusulan nama KH Sholeh Darat menjadi pahlawan Nasional. Beliau ini merupakan salah satu tokoh pergerakan agama Islam di Kota Semarang," ujar Mbak Ita.

Nama KH Sholeh Darat telah banyak dikenal masyarakat. Hal ini karena ia merupakan guru dari para tokoh nasional seperti Raden Ajeng (RA) Kartini, Kiai Hasyim Asy’ari, dan Kiai Ahmad Dahlan.

KH Sholeh Darat memiliki nama lengkap Muhammad Sholeh bin Umar Al-Samarani. Sebutan Darat diambil dari nama kawasan beliau tinggal pada saat di kawasan Darat, Semarang Utara.

Baca Juga: Rektor UNDIP Resmikan Pilar Cendekia Profesor Kehormatan Dr. H. Yulius, S.H., M.H.

"Kami ingin menghormati dan mengenang beliau, sehingga Pemkot Semarang sesuai 'kerso' para kiai untuk mewujudkan jalan di Jalan Bendungan Randusari, Semarang Selatan menjadi Jalan bernama KH Sholeh Darat," kata Mbak Ita.

Mbak Ita telah menginstruksikan ke Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memproses penggantian nama jalan KH Sholeh Darat. "Nanti seremoni pencanangan papan nama jalannya akan dilakukan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kota Semarang pada tanggal 2 Mei 2024," ujarnya.

Baca Juga: Keren! Wali Kota Semarang Mbak Ita Lulus Doktor Undip dengan Predikat Summa Cumlaude

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X