Semarang, suarapembaruan.news - Kota Semarang menyambut mudik dengan cara yang berbeda tahun ini, dengan fokus pada pengendalian sampah selama perayaan Idul Fitri.
Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuat langkah kongkret dengan menerapkan Surat Edaran Wali kota Semarang nomor B/597/600.4.15/N/2024 tentang pengendalian sampah di Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Antusiasnya Warga Semarang Ikuti Open House dengan Mbak Ita
Dalam upaya melaksanakan pengurangan dan penanganan sampah, Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita menegaskan jika Kota Semarang menerapkan program Ramadhan Minim Sampah yang melibatkan partisipasi masyarakat dan peran aktif dari pelaku lokal.
Salah satu langkahnya adalah penggunaan wadah reusable untuk menyimpan makanan dan minuman, serta mengurangi pembelian makanan dan minuman kemasan sekali pakai selama Ramadhan di Kota Semarang.
Baca Juga: Mudik dan Kearifan Budaya Kita
Di samping itu, upaya minim sampah terus ditingkatkan dengan mengurangi jumlah sampah dari hantaran lebaran dan juga mengurangi sampah saat sholat Idul Fitri. Salah satunya adalah dengan membawa peralatan sholat dari rumah yang bisa digunakan ulang, seperti sajadah, yang kemudian bisa dibawa kembali pulang.
Komitmen yang ditunjukkan oleh Mbak Ita dalam upaya ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Baca Juga: Mudik Gratis Naik Expres Bahari ke Kendari
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Diah Supartiningtias saat KLHK melakukan kunjungan ke Kota Semarang sebagai bagian dari kampanye mudik minim sampah.
“Dalam hasil pemantauan di dua titik utama, Stasiun Tawang dan Terminal Mangkang, KLHK menyatakan bahwa upaya yang dilakukan Kota Semarang telah berjalan baik. Tempat sampah dan sarana pengelolaan sampah untuk para pemudik sudah tersedia dengan baik,” ungkap Diah yang juga merupakan Kepala DPMPTSP Kota Semarang tersebut.
Lebih lanjut, Diah mengungkapkan bahwa Kota Semarang memiliki potensi untuk menjadi kota percontohan dalam upaya pengendalian sampah selama musim mudik.
Baca Juga: Juara Kontes dan Lelang Bandeng Kawak Gresik, Miliki Berat 13,2 Kilo
Artikel Terkait
Arus Mudik Kembali Meningkat, Polda Jateng Berlakukan One Way Lokal
Pos Terpadu, Sinergitas TNI Polri Layani Masyarakat Selama Arus Mudik 2024
Gandeng Pemprov Jateng, Semen Gresik Sumbang 5 Bus Berangkatkan 250 Orang Mudik Gratis dari Jakarta ke Jawa Tengah
Mudik Gratis Naik Expres Bahari ke Kendari
Mudik dan Kearifan Budaya Kita