Gerakan Pangan Murah Berhasil Turunkan Harga Sembako

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 1 April 2024 | 17:29 WIB
Nana  Sudjana,  pada acara Gerakan Pangan Murah Serentak III Wilayah Jateng di halaman Balaikota Semarang, Senin (1/4).
Nana Sudjana, pada acara Gerakan Pangan Murah Serentak III Wilayah Jateng di halaman Balaikota Semarang, Senin (1/4).

Semarang, suarapembaruan.news – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang secara massif dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah stake holder membuahkan hasil.


Sejumlah komoditas pangan mulai menurun. Seperti harga beras yang sebelumnya sempat mencapai Rp 17.000/ kg, saat ini sudah turun di posisi Rp 14.600/ kg.

Baca Juga: Sambut Lebaran, Pemkot Semarang Prioritaskan Tekan Laju Inflasi


“GPM ini membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonomi lemah. Syukurlah karena harga sembako perlahan mulai turun,” kata Nana Sudjana, pada acara Gerakan Pangan Murah Serentak III Wilayah Jateng di halaman Balaikota Semarang, Senin (1/4).
Nana mngatakan, sejak awal Januari-1 April 2024, sudah terlaksana kegiatan GPM sebanyak 150 kali, kegiatan itu tersebar di kabupaten/kota di Jateng.

 

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyampaikan, Pemprov Jateng serius mengoordinir pelaksanaan GPM baik yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/ kota, Forkopimda, maupun para pelaku usaha di bidang pangan.

 Baca Juga: Tol Fungsional Solo Jogja 85 Persen Layani Arus Mudik Lebaran, Kecepatan Dibatasi 40-50 Km/jam


Pelaksanaan GPM merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat pada Ramadhan hingga Idul Fitri nanti.

 

Kegiatan GPM ini juga untuk memastikan bahwa stok pangan cukup dan tersedia dengan harga terjangkau, sehingga tidak memicu inflasi.

 Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Lakukan Uji Tera dan Density Produk BBM di SPBU di Jawa Tengah

Nana menambahkan, dalam pelaksanaan GPM, Pemprov Jateng memberikan intervensi berupa fasilitasi distribusi berupa bantuan transport, bongkar muat, dan packing kepada para produsen/ vendor.

 Baca Juga: Telkomsel Ajak Pelanggan Raih Keberkahan Ramadan & Idulfitri 1445 H

Dengan intervensi tersebut, masyarakat dapat membeli barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah daripada pasaran, dan vendor tetap mendapatkan laba. Untuk pelaksanaan program GPM, Pemprov Jateng menganggarkan sebesar Rp1 miliar.*

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X