Semarang, suarapembaruan.news - Selama 2019-2023 Tiongkok masuk lima besar realisasi investasi di Jateng dengan nilai investasi sebesar 5,54 juta dolar.
"Kami berharap adanya kerja sama yang lebih luas dan intensif lagi dengan Tiongkok. Apalagi ada program dari RRT untuk meningkatkan jumlah penduduk kelas menengah ke atas,” kata Sekda Jateng Sumarno, saat bertemu dengan Konsul Jenderal RRT Xu Yong, di Kantor Gubernur Jateng, belum lama ini.
Bangkitnya kelas menengah di Tiongkok, menurut Sumarno, dapat menjadikan peluang bisnis di Jawa Tengah.
Baca Juga: Video Kekerasan Beredar di Medsos, Kapendam Cenderawasih: Saat Ini Masih Konfirmasi
Karenanya, Pemprov Jateng akan menangkap peluang di sektor pariwisata. Sebab, setiap kabupaten/kota memiliki wisata unggulan masing-masing untuk dikenalkan kepada masyarakat menengah Tiongkok.
Menurutnya, berwisata menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat ekonomi menengah. Karenanya, potensi itu akan ditangkap melalui peningkatan kerja sama di sektor pariwisata.
Terutama di kawasan Candi Borobudur, Pulau Karimunjawa, dan kawasan dataran tinggi Dieng.
"Selama ini, Borobudur menjadi tujuan tempat beribadatan umat Budha. Masyarakat Tiongkok juga banyak yang memeluk agama Budha, sehingga ini mudah-mudahan menjadi salah satu daya tarik masyarakat Tiongkok berkunjung ke Borobudur," harapnya.
Baca Juga: Viral Video Penyiksaan Seorang Warga Sipil Dalam Drum Beredar
Selain sektor pariwisata, selama ini Pemprov Jateng-Tiongkok sudah bekerja sama di bidang investasi industri dan pengembangan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Kerjasama itu dalam bentuk pemberdayaan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai industri di Tiongkok.
Sementara itu, Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, Xu Yong mengatakan, pihaknya sangat bersedia memajukan kerja sama yang sudah ada.
Baca Juga: Ratusan Tenaga GTT dan PTT di Bengkulu Terima SK Gubernur Bengkulu
Termasuk kerja sama yang belum terealisasi antara Provinsi Jateng maupun Tiongkok. Melalui kerjasama, diharapkan bisa meningkatkan kemajuan dan kemakmuran bersama.
Artikel Terkait
Khofifah Sukses Tarik Minat Tujuh Perusahaan Inggris Investasi di Jatim
Buka Kran Investasi, Jateng Perkuat Kerjasama Dengan Singapura
Realisasi Investasi Jateng 2023 Capai Rp77,02 Triliun dan Serap 280.643 Tenaga Kerja
Catat Nilai Investasi Rp77.02 Triliun, Jateng Mampu Serap 280.643 Tenaga Kerja
DPMPTSP Kota Bengkulu Ditargetkan Serap Investasi Rp 3,5 Triliun