Tiongkok Masuk Lima Besar Realisasi Investasi di Jateng

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 22 Maret 2024 | 13:02 WIB
Salah satu destinasi wisata di Jateng. Pemprov Jateng menawarkan Tiongkok berinvestasi di sektor pariwisata.  (Dinas Pariwisata Jateng)
Salah satu destinasi wisata di Jateng. Pemprov Jateng menawarkan Tiongkok berinvestasi di sektor pariwisata. (Dinas Pariwisata Jateng)


Semarang, suarapembaruan.news - Selama 2019-2023 Tiongkok masuk lima besar realisasi investasi di Jateng dengan nilai investasi sebesar 5,54 juta dolar.

"Kami berharap adanya kerja sama yang lebih luas dan intensif lagi dengan Tiongkok. Apalagi ada program dari RRT untuk meningkatkan jumlah penduduk kelas menengah ke atas,” kata Sekda Jateng Sumarno, saat bertemu dengan Konsul Jenderal RRT Xu Yong, di Kantor Gubernur Jateng, belum lama ini.

Bangkitnya kelas menengah di Tiongkok, menurut Sumarno, dapat menjadikan peluang bisnis di Jawa Tengah.

Baca Juga: Video Kekerasan Beredar di Medsos, Kapendam Cenderawasih: Saat Ini Masih Konfirmasi

Karenanya, Pemprov Jateng akan menangkap peluang di sektor pariwisata. Sebab, setiap kabupaten/kota memiliki wisata unggulan masing-masing untuk dikenalkan kepada masyarakat menengah Tiongkok.

Menurutnya, berwisata menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat ekonomi menengah. Karenanya, potensi itu akan ditangkap melalui peningkatan kerja sama di sektor pariwisata.

Terutama di kawasan Candi Borobudur, Pulau Karimunjawa, dan kawasan dataran tinggi Dieng.

"Selama ini, Borobudur menjadi tujuan tempat beribadatan umat Budha. Masyarakat Tiongkok juga banyak yang memeluk agama Budha, sehingga ini mudah-mudahan menjadi salah satu daya tarik masyarakat Tiongkok berkunjung ke Borobudur," harapnya.

Baca Juga: Viral Video Penyiksaan Seorang Warga Sipil Dalam Drum Beredar

Selain sektor pariwisata, selama ini Pemprov Jateng-Tiongkok sudah bekerja sama di bidang investasi industri dan pengembangan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Kerjasama itu dalam bentuk pemberdayaan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai industri di Tiongkok.

Sementara itu, Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, Xu Yong mengatakan, pihaknya sangat bersedia memajukan kerja sama yang sudah ada.

Baca Juga: Ratusan Tenaga GTT dan PTT di Bengkulu Terima SK Gubernur Bengkulu

Termasuk kerja sama yang belum terealisasi antara Provinsi Jateng maupun Tiongkok. Melalui kerjasama, diharapkan bisa meningkatkan kemajuan dan kemakmuran bersama.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X