Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Nilai tukar rupiah masih menunjukkan ketahanan di tengah kondisi pasar global yang lagi naik-turun.
Pada penutupan perdagangan Jumat (24/4) sore, rupiah tercatat menguat 0,52% ke level 17.205 per dolar AS. Kenaikan ini cukup meredakan kekhawatiran soal potensi pelemahan mata uang Indonesia.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pergerakan rupiah saat ini bukan karena kondisi ekonomi dalam negeri memburuk. Menurutnya, dibandingkan negara lain di kawasan, posisi rupiah masih relatif lebih kuat.
“Ini bukan tanda ekonomi kita memburuk. Dibanding negara lain seperti Malaysia dan Thailand, kita masih lebih kuat,” ujarnya di Jakarta.
Ia juga menambahkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap solid dan bahkan berpotensi makin kuat ke depan. Pemerintah, kata dia, terus berusaha mempercepat perbaikan berbagai kendala struktural di dalam negeri.
“Yang jelas fondasi ekonomi kita tidak berubah, malah ke depan bisa makin kuat karena kita makin serius membenahi berbagai masalah di perekonomian,” lanjutnya.
Optimisme ini juga didukung target pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Pemerintah menargetkan ekonomi bisa tumbuh 5,7% pada kuartal II-2026, sejalan dengan target tahunan sekitar 6%.
Untuk mencapainya, pemerintah akan mendorong percepatan belanja negara agar pertumbuhan tetap terjaga. Selain itu, kondisi ekonomi Indonesia juga didukung oleh surplus perdagangan yang sudah berlangsung selama 70 bulan berturut-turut hingga awal 2026.
Dari dalam negeri, ekonomi juga ditopang oleh konsumsi masyarakat yang masih kuat, inflasi yang terjaga, serta pengelolaan fiskal yang disiplin. Rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah dan kebijakan hilirisasi juga jadi faktor penting.
Dengan berbagai kondisi tersebut, pemerintah optimistis rupiah akan tetap stabil dan mencerminkan kekuatan ekonomi Indonesia, meskipun tekanan global masih ada.
Artikel Terkait
Dunia Apresiasi Kebijakan Fiskal RI, Menkeu Purbaya Optimistis Arus Modal Asing Meningkat
Viral Penggerebekan di Rembang: Istri Kepergok Bersama Pria, Cekcok Berujung ke Polsek
Balita Nyasar ke Atap di Lombok Tengah, Evakuasi Dramatis Bikin Deg-degan
Dramatis! Turis Rusia Dievakuasi dari Tebing Pantai Cemongkak, Kejar-kejaran dengan Ombak
Pria Ngamuk Diduga Jadi Korban Pelecehan di dalam KRL, Publik Terbelah
Bos Besar Sritex Dituntut 16 Tahun! Kasus Kredit Rp1,3 Triliun Memanas