Lombok, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang memperlihatkan proses evakuasi balita di atas atap rumah warga di Praya viral di media sosial. Anak berusia sekitar dua tahun itu ditemukan berada di tepian genting dalam kondisi yang cukup membahayakan.
Peristiwa ini bermula saat sang ibu, Eliza, meninggalkan anaknya sejenak untuk mandi. Sebelumnya, balita tersebut diketahui sedang bermain di halaman rumah. Namun tak lama kemudian, ia menghilang dan membuat keluarga panik melakukan pencarian.
Kepanikan berubah menjadi kejut ketika sang ibu menemukan anaknya sudah berada di bagian atas atap rumah. Diduga, balita itu naik melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah bangunan.
Situasi semakin menegangkan karena posisi anak berada di area yang cukup ekstrem. Keluarga hanya bisa meminta sang balita untuk tetap diam dan tidak bergerak saat upaya penyelamatan dilakukan.
Beruntung, seorang pekerja proyek dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di sekitar lokasi sigap membantu. Ia membawa tangga dan memanjat atap untuk mengevakuasi anak tersebut dengan hati-hati.
Proses penyelamatan berlangsung cukup lama, sekitar satu jam, hingga akhirnya balita berhasil diturunkan dalam keadaan selamat.
Setelah video kejadian tersebut viral, petugas dari Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Bhabinkamtibmas setempat mendatangi lokasi. Mereka memastikan kondisi anak sekaligus memberikan imbauan kepada keluarga.
Petugas mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya balita, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Artikel Terkait
BKKBN Bengkulu Salurkan Bantuan Nutrisi pada Balita Penderita Cacingan di Seluma
Gubernur Bengkulu : Dua Balita Cacingan Warga Seluma Sudah Sehat
Sido Muncul Kembali Galang Kepedulian, Bantu 120 Balita Gizi Kurang di Kabupaten Semarang
CSR Bandara Ahmad Yani Menyasar BBLR dan Balita Gizi Bermasalah
Anggota DPD-RI Destita Khairilisani Serahkan Bantuan Makanan Tambahan Balita dan Ibu Hamil di Kota Bengkulu