Ganti Atap Rumah Wartawan Dimulai, Alduro Jadi Solusi Rumah Sejuk dan Ramah Lingkungan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 19 Maret 2026 | 21:37 WIB
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor.
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor.


Program “Ganti Atap Rumah Wartawan” hasil kolaborasi PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) dan Promedia Group resmi bergulir. Proyek perdana langsung tuntas hanya dalam dua hari, lebih cepat dari target.


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Pelaksanaan program penggantian atap rumah bagi wartawan yang digagas PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group mulai direalisasikan. Pengerjaan perdana dilakukan pada Kamis, 12 Maret 2026 di kediaman salah satu wartawan anggota Promedia Group di kawasan Citayam, Bogor.

Proses penggantian atap dari seng ke material Alduro berlangsung lebih cepat dari rencana. Jika sebelumnya diperkirakan memakan waktu hingga 3–4 hari, pengerjaan justru rampung dalam dua hari.

Kepala tukang, Didik, menyebut percepatan ini didukung kesiapan tenaga kerja yang memadai. “Kami turunkan 7 sampai 8 orang agar pengerjaan bisa selesai lebih cepat,” ujarnya.

Selain faktor tenaga kerja, kondisi cuaca yang cerah tanpa hujan juga memperlancar proses pemasangan. “Cuaca sangat mendukung, jadi pekerjaan bisa selesai dengan cepat dan lancar,” tambah Djunaedi, salah satu pekerja.

Wartawan penerima manfaat, Kunradus Aliandu, mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat berarti, terutama karena atap seng di rumahnya sudah mulai berkarat.

“Saya berterima kasih kepada SKI yang telah membantu mengganti atap rumah kami. Ini sangat bermanfaat,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi peran Promedia Group dalam menghadirkan program kolaboratif ini.

Dari sisi kualitas, atap Alduro disebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan material konvensional seperti seng dan asbes. Dengan ketebalan mencapai 5 mm, atap ini mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk meski cuaca panas.

Salah satu penerima manfaat lain, Christiana, merasakan langsung perbedaannya. “Sekarang ruangan terasa lebih adem setelah atap diganti,” ujarnya.

Selain memberikan kenyamanan, Alduro juga dikenal lebih kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Material berbasis upcycle membuatnya tidak mudah berkarat, retak, maupun pecah.

Direktur Utama PT Sirkular Karya Indonesia, Sugiarto Romeli, menjelaskan bahwa Alduro mampu menekan panas hingga sekitar 10 persen. Ia mencontohkan, saat suhu luar mencapai 35 derajat Celsius, suhu di dalam rumah bisa berada di kisaran 31–32 derajat.

Sebaliknya, atap seng justru berpotensi meningkatkan suhu dalam ruangan. “Kalau pakai seng, suhu di dalam rumah bisa jauh lebih panas dibandingkan suhu luar,” jelasnya.

Tak hanya itu, Alduro juga dinilai lebih aman bagi kesehatan dibandingkan asbes yang berisiko menimbulkan gangguan pernapasan hingga kanker akibat paparan serat halusnya.

Produk ini pun telah melalui uji kelayakan dan dinyatakan aman, termasuk dalam penggunaan jangka panjang.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X