Kasad Maruli Simanjuntak Serahkan 106 Rumah untuk Keluarga Prajurit Gugur

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 8 Maret 2026 | 20:07 WIB
Kasad Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas kepada ahli waris prajurit gugur dan prajurit cacat di Mabes TNI AD sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
Kasad Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas kepada ahli waris prajurit gugur dan prajurit cacat di Mabes TNI AD sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan rumah bagi keluarga prajurit gugur di Markas Besar TNI Angkatan Darat. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa keluarga prajurit yang gugur akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD.


Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas tahap II kepada 106 ahli waris prajurit yang gugur dalam tugas. Penyerahan dilakukan di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, pada Rabu (4/3/2026).

Selain kepada keluarga prajurit yang gugur, bantuan juga diberikan kepada prajurit penyandang cacat tingkat II dan III Golongan C yang mengalami cedera saat menjalankan tugas operasi maupun latihan.

Dalam sambutannya, Kasad Maruli menegaskan bahwa para prajurit yang gugur telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, sehingga keluarga yang ditinggalkan patut berbangga.

“Saya ingin bapak, ibu, dan anak-anak sekalian harus berbangga bahwa orang tua Anda semua adalah pengabdi bangsa yang telah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Program bantuan rumah tersebut merupakan hasil kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP). Program ini ditujukan bagi keluarga prajurit yang gugur serta prajurit yang mengalami cacat akibat tugas sejak tahun 2000 hingga 2025.

Melalui program tersebut, TNI AD berharap para penerima dapat memperoleh kepastian tempat tinggal serta rasa aman bagi keluarga yang ditinggalkan.

Momen penyerahan bantuan ini juga dibagikan melalui akun resmi TikTok milik TNI AD, @tni.angkatan.darat, pada Sabtu (7/3/2026). Dalam unggahan tersebut, sejumlah keluarga prajurit turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Salah satu kisah haru datang dari Sulistiyowati Murtiningsih, istri almarhum Rahman Hakim, prajurit TNI yang gugur dalam tugas.

Ia mengaku kehilangan suami tercinta merupakan luka yang selalu membekas dalam hidupnya. Namun perhatian yang diberikan oleh TNI AD membuatnya merasa tidak sendiri.

“Kehilangan suami tercinta adalah luka yang senantiasa ada dalam relung hati kami. Namun hari ini kami bisa merasakan bahwa kami tidak sendiri,” ungkap Sulistiyowati.

Menurutnya, rumah yang diberikan bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol penghargaan atas pengorbanan suaminya.

“Ini simbol cinta atas pengorbanan suami saya. Di rumah inilah kami akan membesarkan anak-anak dengan penuh doa dan kebanggaan, bahwa ayah mereka gugur sebagai kesatria bangsa,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X