Sleman, SUARA PEMBARUAN – Menjelang libur Lebaran 2026, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa mulai dilakukan dengan sistem rapel atau bundling menu untuk beberapa hari sekaligus.
Kebijakan tersebut mengikuti aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara distribusi MBG selama masa libur Lebaran. Pembagian terakhir dilakukan pada 17 Maret 2026 dan akan kembali dilanjutkan pada 31 Maret 2026.
Menu rapelan yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah kemudian menjadi sorotan publik, terutama terkait porsi dan harga makanan yang dinilai tidak sebanding dengan jumlah hari pembagian.
Salah satu unggahan yang ramai dibahas berasal dari akun Instagram @merapi_uncover yang menampilkan paket MBG untuk wilayah Pakem.
Dalam foto yang beredar, terlihat menu MBG dari SPPG Harjobinangun 3 yang disebut sebagai jatah untuk empat hari, yakni Senin hingga Kamis (16–19 Maret 2026).
Untuk porsi kecil, paket makanan tersebut berisi ayam goreng ketumbar, dua jeruk baby, satu jeruk medan, serta roti empat rasa dengan total harga yang tercantum sebesar Rp32.000.
Sementara itu, paket porsi besar terdiri dari tiga jeruk baby, ayam goreng ketumbar, roti empat rasa, serta tempe sagu dengan total harga Rp40.000.
Unggahan tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kesesuaian harga bahan makanan yang dilaporkan dengan harga di pasaran.
Dalam keterangan menu tersebut, harga ayam tercatat sebesar Rp16.000 untuk porsi kecil dan Rp18.000 untuk porsi besar. Selain itu, roti dalam paket tersebut juga disebut memiliki harga Rp10.000.
Sejumlah warganet kemudian membandingkan harga tersebut dengan makanan serupa yang dijual di pasaran.
“Sebenarnya baru mau bilang lumayan karena ada ayamnya, tapi ternyata itu rapelan buat empat hari,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Komentar lain juga menyoroti perbandingan harga makanan di warung makan dengan harga yang tercantum pada paket MBG.
Meski demikian, sebagian warganet menilai harga tersebut masih dapat dipahami jika dihitung berdasarkan alokasi anggaran MBG per hari.
Artikel Terkait
Menu MBG Berisi Ikan Nila Mentah di Sukabumi Viral, Pengelola Dapur Minta Maaf
Menu MBG Ramadan Disorot Pandji, Wali Kota Solo Turun Langsung Tegur SPPG Mojosongo
Harga Menu MBG Disorot, Roti Rp3.500 di Cianjur Viral Diduga Tak Sesuai Harga Pasar
MBG di Lampung Disorot: Datang Telat, Buah Disebut Mentah hingga Busuk
SPPG Purworejo Protes Juknis MBG Mendadak, Sebut Perencanaan Menu Jadi Berantakan