Tim SAR Gabungan Temukan Body Part Korban dan Sejumlah Barang

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Rabu, 21 Januari 2026 | 23:29 WIB
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar, hingga hari keenam (Kamis 22/01/2026) terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Ist)
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar, hingga hari keenam (Kamis 22/01/2026) terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Ist)

Hingga Hari Kelima sudah 3 Korban Ditemukan

MAKASSAR - SUARA PEMBARUAN - Memasuki hari kelima (Rabu 21/01/2026), Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar, tim SAR gabungan berhasil menemukan body part korban dan sejumlah barang milik korban di area pencarian wilayah pegunungan Bulu Saraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan oleh beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.

“Pada hari kelima operasi, tim SAR gabungan menemukan bagian tubuh korban berupa tulang serta sejumlah barang pribadi korban di beberapa titik pencarian. Seluruh temuan langsung diamankan sesuai prosedur,” ujar Arif Anwar.

Ia menjelaskan, body part korban yang ditemukan selanjutnya diserahkan kepada RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Penyerahan body part kepada tim DVI dilakukan guna proses identifikasi secara medis dan forensik, sehingga dapat dipastikan identitas korban secara akurat,” jelasnya.

Selain body part, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya laptop, telepon genggam, paspor, flash disk, kacamata, pouch, dokumen pribadi, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di sekitar bangkai pesawat dan jalur evakuasi.

“Seluruh barang temuan korban telah didata, diamankan, dan akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku,” tambah Arif.

Ia menegaskan bahwa operasi SAR masih terus berlanjut dengan melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara.

“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara profesional dan humanis. Fokus kami adalah menuntaskan pencarian seluruh korban serta memastikan setiap proses berjalan sesuai standar keselamatan dan prosedur,” pungkasnya.

Penyerahan Jenazah

Di hari yang sama, jenazah yang ditemukan pertama telah diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI).

Peti jenazah itu bertuliskan Deden Maulana, tiba di Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Rabu malam, 21 Januari 2026.

Deden merupakan Pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang menjadi salah satu korban dalam kecelakaan nahas di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sabtu 17 Januari 2026 lalu.

Halaman:

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X