BNPB Fokus Pulihkan Tapanuli dan Sibolga,  Akses Membaik, Pembersihan Mulai Dikebut

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 1 Desember 2025 | 10:48 WIB
Menyoroti pernyataan BNPB terkait kondisi terkini korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. (X.com / KPU Buleleng)
Menyoroti pernyataan BNPB terkait kondisi terkini korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. (X.com / KPU Buleleng)



Sibolga, SUARA PEMBARUAN - Kepala BNPB Suharyanto memaparkan perkembangan terbaru penanganan pascabanjir di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga.

Ketiga wilayah di Sumatera Utara itu kini menjadi prioritas pendistribusian bantuan karena akses menuju lokasi masih cukup sulit bagi tim gabungan.

Menurut Suharyanto, kondisi Tapanuli Selatan perlahan membaik. Aktivitas warga mulai pulih berkat akses jalan darat yang kembali terbuka, ditambah mulai berfungsinya listrik, BBM, dan sebagian jaringan telekomunikasi. Beberapa titik bahkan sudah dapat berkomunikasi tanpa perlu menggunakan Starlink.

Meski demikian, dua desa di Tapanuli Selatan dinyatakan mengalami kerusakan terberat. Kayu gelondongan berukuran besar yang terbawa banjir menghantam rumah-rumah warga sehingga masuk kategori rusak berat.

BNPB merespons dengan mengirim 100 unit senso serta alat berat untuk memotong dan membersihkan material kayu yang menumpuk. Pembersihan penuh diperkirakan membutuhkan beberapa minggu.

Sementara itu, di Tapanuli Tengah dan Sibolga, bantuan logistik sebanyak 100 ton telah masuk melalui jalur laut, termasuk beras, mie instan, toilet portabel, alat penjernih air, hingga mobil dapur umum. Dengan tambahan bantuan tersebut, BNPB berharap keresahan warga akibat isolasi mulai mereda.

Telekomunikasi di Tapanuli Tengah juga mulai pulih secara terbatas dengan instalasi beberapa perangkat Starlink di lokasi pengungsian.

Meski demikian, listrik masih bergantung pada genset karena banyak tower dan gardu PLN roboh. Untuk percepatan perbaikan, PLN meminta dukungan satu unit helikopter agar teknisi dapat masuk ke area terdampak.

Di dua wilayah ini, warga juga mulai membersihkan rumah masing-masing setelah cuaca membaik. Suharyanto menyebut, meski terdampak cukup berat, kondisi Sibolga dan Tapanuli Tengah tidak dalam kategori lumpuh total, dan proses pemulihan kini berjalan lebih cepat.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X