Dalam rangka mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, Tim Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan “Bersih Desa dan Pemilahan Sampah” yang berkolaborasi dengan komunitas SELASAR (Sekolah Alam Solo Raya). Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa UNS untuk mendorong peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengelola sampah rumah tangga secara mandiri.
Tim pelaksana PMM UNS diketuai oleh Abib Tri Purnomo bersama Aling Sangwidi, dengan anggota yang terdiri dari Diefa Nasywa Aedelia, Elsa Rahmawati, Azizah Nadia Rahmawati, Febriyanti Zulfa Maghfira, Justine Diaz Damara, Garuda Ardhana, Cahya Anugrah Setya Irawan, Adit Tria Baharudin, Muhammad Ardenta Putra Sani, Ahmad Santoso, Fahryzal Bintang Nugraha, Wahyu Adinugroho, Dony Setiawan Nur Salim, Dewi Sulistianingrum, Arya Saputra, Dimas Danu Utama, Hanifa Elma Nabila dan Nasywa Ardelia Zerlina. Kegiatan ini juga mendapat arahan langsung dari dosen pembimbing lapangan, yaitu Dr. Danar Susilo Wijayanto, S.T., M.Eng., Prof. Dr. Indah Widiastuti, S.T., M.Eng., dan Ir. Aktavia Herawati, S.P., M.Sc.
Baca Juga: Kemendag Musnahkan 500 Balpres Ilegal Senilai Rp112 Miliar, Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diikuti oleh puluhan murid-murid Sekolah Alam Solo Raya, beberapa masyarakat setempat dan perangkat desa, Acara dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan kegiatan breafing bersama di balai desa untuk menentukan lokasi yang akan dilakukan bersih-bersih. Setelah itu, tim PMM UNS bersama murid Sekolah Alam Solo Raya melakukan kerja bakti membersihkan area jalan utama desa, selokan, dan halaman rumah warga. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah menjadi sampah organik, anorganik, dan residu.
Gambar Tim PMM dan murid-murid SELASAR membersihkan sampah di lingkungan Desa Taji
Selain kegiatan bersih-bersih Tim PMM UNS juga mengadakan sosialisasi singkat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Dalam sesi ini, mahasiswa menjelaskan tentang jenis-jenis sampah, manfaat daur ulang dan melakukan praktik pemilahan sampah. Murid-murid diajak praktik langsung memanfaatkan sampah anorganik untuk dijadikan kerajinan yang berharga.
Baca Juga: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Ajak ABPEDNAS Bersinergi Majukan Pembangunan Desa
Gambar Tim PMM dan Murid SELASAR Memilah Sampah
Koordinator Tim PMM UNS Abib Tri Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan desa, tetapi juga untuk membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat dapat terus melanjutkan kegiatan pemilahan sampah secara mandiri. Dengan dukungan Sekolah Alam Solo Raya sistem pengelolaan sampah di Desa Taji dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Sekolah Alam Solo Raya Jefri Nur Arifin menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan budaya cinta lingkungan di masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa UNS yang terjun langsung ke lapangan. Edukasi lingkungan tidak bisa berhenti di teori, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata bersama warga” tuturnya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis keranjang sampah anorganik kepada pihak Sekolah Alam Solo Raya dalam bentuk dukungan keberlanjutan program. Sekolah Alam Solo Raya mengapresiasi kegiatan ini dan berkomitmen untuk melanjutkan agenda bersih desa secara rutin setiap bulan.
Baca Juga: Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Raih Penghargaan Nasional Tahun 2025
Melalui sinergi antara mahasiswa, Murid Sekolah Alam Solo Raya, dan masyarakat desa kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, kolaborasi antara PMM UNS dan Sekolah Alam Solo Raya dapatMelalui sinergi antara mahasiswa, Murid Sekolah Alam Solo Raya, dan masyarakat desa kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (Mhs)
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Pemutihan Iuran BPJS Kesehatan, Cak Imin Imbau Peserta Siap Registrasi Ulang
MODENA Perkuat Pasar DIY dengan Buka Gerai ke-65 di Yogyakarta
390.000 Siswa SMA/SMK Ikuti Tes Kemampuan Akademik di Jatim
UMK Academy Batch 3, Dorong Pelaku Usaha Kembangkan Bisnis Berkelanjutan dan Berbasis Riset Pasar
Polda Papua Siaga Total: Laksanakan Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Hidrometeorologi
Wisuda ke-180 UNDIP: Lahirkan 3.341 Lulusan Unggul, Siap Jadi Penggerak Perubahan
Semarang Pesta Wayang! Ribuan Anak dan Seniman Ramaikan Festival Wayang Semesta 2025
Menko Polkam Ajak Pemuda Papua Ciptakan Inovasi di PYCH demi Papua Damai dan Maju
Menkopolhukam: Penanganan Kelompok Yang Berseberangan dengan NKRI Sudah Dilakukan Secara Optimal
Menko Polhukam: Mari Kita Bangun Papua yang Damai, Maju dan Sejahtera, Papua Bangkit, Papua Maju, Papua Sejahtera