Dokter dan Obat-obatan Kurang, Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas di Merangin

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Sabtu, 3 Februari 2024 | 00:35 WIB

 

Pj Bupati Merangin, H Mukti (kiri baris belakang) berdialog dengan warga yang berobat ketika melakukan sidak ke Puskesmas Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Jumat (2/2/2024). (Foto : DiskominfoMerangin).

Jambi-suarapembaruan.news.Puskesmas – puskesmas daerah terpencil di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi masih banyak yang kekurangan dokter dan sarana pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut membuat warga masyarakat Merangin yang berobat ke puskesmas di daerah sering mengeluh tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

Warga masyarakat Desa Pamenang ketika berdialog dengan Penjabat (Pj) Bupati Merangin, H Mukti yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Pamenang, Merangin, Provinsi Jambi, Jumat (2/2/2024) mengeluhkan kurangnya dokter, obat-obatan dan sarana pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.

“Kami belum mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik di puskesmas karena dokternya tidak lengkap, obat-obatan kurang dan sarana pelayanan kesehatan minim,”kata, Rizki (35), warga Pamenang.

Sementara itu, H Mukti mengaku prihatian menanggapi keluhan-keluhan warga Pamenang mengenai kurangnya pelayanan kesehatan Puskesmas Pamenang tersebut. H Mukti menerima keluhan warga tentang kurangnya obat-obatan di puskesmas tersebut. Puskemas tersebut pun tidak memiliki beberapa jenis obat yang dibutuhkan pasien. Padahal Puskesmas Pamenang sudah merupakan puskesmas perawatan.

Dikatakan, berbagai sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang dimiliki Puskesmas Pamenang masih sangat tergolong kurang. Kekurangan sarana pelayanan kesehatan tersebut harus segera dipenuhi. Kemudian, Puskesmas Pamenang juga tidak mempunyai dokter gigi.

Puskesmas tersebut hanya mempunyai tiga orang dokter. Dua orang dokter umum berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan satu dokter berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Kekurangan dokter tersebut juga harus dipenuhi. Kondisi tersebut terdapat juga di beberapa puskesmas di Merangin.

Dijelaskan, ’Puskesmas Pamenang sebenarnya sudah bagus bangunannya. Puskesmas tersebut sudah berstatus puskesmas perawatan. Ruangan pelayannya pun cukup baik. Namun bebrabagi sarana pelayanan masih kurang, seperti peralatan medis. Kondisi tersebut membuat pasien sering kecewa.

“Kondisi ini harus diperbaiki agar jangan sampai orang yang berobat ke puskesmas ini kecewa karena obatnya dan dokternya tidak ada. Dinas Kesehatan Merangin harus segera bertindak memperbaiki kekurangan pelayanan di puskesmas ini,’’tegasnya.

H Mukti minta pihak Puskesmas Pamenang harus meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut. Ketersediaan obat-obatan dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya harus dilengkapi agar pasien jangan sampai kecewa. Pelayanan kesehatan di Puskesmas Pamenang dan puskesmas lain di Merangin harus ditingkatkan.

Dijelaskan, pada akreditasi puskesmas di Merangin baru-baru ini, Puskesmas Pamenang mendapat prediket utama. Namun ternyata pelayanan, ketersediaan sarana dan tenaga kesehatan di puskesmas tersebut masih kurang.

Sementara itu, informasi yang dihimpun SPnes di Dinas Kesehatan Merangin, jumlah tenaga kesehatan tingkat kecamatan di Kabupaten Merangin saat ini sebanyak 31 dokter, 660 bidan dan 354 perawat. Sedangkan jumlah puskesmas di daerah itu mencapai 31 unit dan puskesmas pembantu sebanyak 92 unit. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan yang sudah memiliki sarana pelayanan kesehatan di Merangin baru 25 desa dari 205 desa dan 10 kelurahan se- Kabupaten Merangin. (SPnews/Rds).

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X