Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dihantam Aksi Ricuh

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 8 September 2025 | 18:03 WIB

Bogor, SUARA PEMBARUAN — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap stabil meskipun sempat diguncang demonstrasi yang berujung kerusuhan. Menurutnya, ketahanan ini tak lepas dari kesadaran berbangsa dan bernegara yang rasional, dengan menempatkan kepentingan bangsa serta rakyat di atas kepentingan kelompok.

“Kemarin terjadi demonstrasi yang berakhir ricuh, tapi ternyata ekonomi kita tetap stabil. Ini membuat saya semakin yakin, jika seluruh elite Indonesia memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara dengan rasional, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat di atas kepentingan kelompok, maka kebangkitan akan lebih cepat terwujud,” ujar Prabowo saat berbincang dengan media di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (6/9).

Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa fondasi ekonomi dan politik nasional cukup kokoh. Indikator-indikator ekonomi, menurutnya, menunjukkan adanya kekuatan yang menopang stabilitas tersebut.

Ia mencontohkan program prioritas pemerintah yang mulai menunjukkan hasil nyata. “Makan Bergizi Gratis sudah menjangkau 25 juta penerima manfaat. Kita harapkan sesuai rencana bisa mencapai 82,9 juta pada Desember, atau jika belum tercapai, Januari (2026) sudah terlaksana. Kita tidak perlu terburu-buru, yang penting strategi yang ditempuh berjalan tepat,” jelasnya.

Selain itu, Prabowo menyoroti perkembangan signifikan di tingkat lokal. “Ekonomi desa dan kecamatan berkembang pesat, nilai tukar petani meningkat cukup tajam, pendapatan petani pun naik. Banyak sekali kemajuan yang telah kita capai,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Prabowo mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi berbagai narasi yang beredar, terutama yang tidak sesuai dengan kondisi nyata. “Secara keseluruhan, saya optimis. Narasi yang ingin menggambarkan rakyat marah tidak sepenuhnya tepat. Memang masih banyak yang kekurangan, dan itu yang kita bersama-sama ingin atasi,” pungkasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X