Prabowo Tegaskan Ekonomi Nasional Bertumpu pada Koperasi, BUMN Bersih, dan Swasta yang Kuat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 8 September 2025 | 17:55 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan penyesuaian tunjangan DPR dan moratorium kunjungan luar negeri. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan penyesuaian tunjangan DPR dan moratorium kunjungan luar negeri. (Youtube/Sekretariat Presiden)

 

Bogor, SUARA PEMBARUAN — Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa arah kebijakan ekonominya akan bertumpu pada tiga pilar utama: koperasi, BUMN, dan sektor swasta. Ketiganya, menurutnya, harus berjalan dengan prinsip keadilan dan efisiensi.

“Swasta yang kuat silakan tumbuh, UMKM yang sudah berkembang dipersilakan, BUMN harus bekerja dengan benar dan jangan jadi sarang korupsi. Sementara koperasi, kita akan bangkitkan kembali,” ujar Prabowo dalam perbincangan dengan media di Hambalang, Sabtu (6/9).

Ia menjelaskan, koperasi akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kecil melalui distribusi yang lebih adil dan efisien. Di sisi lain, BUMN diarahkan agar dikelola dengan tata kelola yang bersih, sementara sektor swasta diberikan ruang luas untuk berkembang.

Prabowo juga menilai perlunya mengubah pandangan lama terhadap koperasi yang kerap dianggap lemah. “Selama ini koperasi sering dipandang tidak kuat. Sekarang, kita akan memulai gerakan koperasi yang nyata, yang membangun rantai produksi dari tingkat paling dasar, yaitu desa,” tegasnya.

Menurutnya, kebangkitan koperasi ini akan menjadi faktor penting dalam menyalurkan kebutuhan rakyat secara efisien, tanpa praktik pemotongan ataupun markup yang merugikan masyarakat.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X