Jakarta, SUARA PEMBARUAN – CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto memberi arahan tegas untuk melakukan pembenahan total dalam pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).Baca Juga: Karimunjawa Siap Jadi Magnet Wisata Petualangan Bertaraf Global
Badan investasi milik negara ini sebelumnya dibentuk untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat struktur bisnis BUMN.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Rosan menjelaskan bahwa Danantara tengah melakukan evaluasi menyeluruh demi menciptakan keselarasan visi antara Danantara dan seluruh entitas BUMN yang berada di bawahnya.Baca Juga: Satu Dekade Kiprah Yamaha NMAX: Dari Pelopor Teknologi hingga Simbol Gaya Hidup Berkendara di Indonesia
"Kami diperintahkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh direksi dan entitas anak usaha yang tergabung dalam BUMN," ujar Rosan dalam pernyataannya di JCC Senayan, Jakarta, pada Senin, 28 April 2025.Baca Juga: Unib Terima Hibah Lahan dari Pemprov Bengkulu Untuk Pendidikan Seluas 2 Hektare
"Langkah ini penting agar semua pihak punya kesamaan arah, pemahaman dan tujuan bersama antara Danantara dan BUMN lainnya," lanjutnya.
Menurut Rosan, proses evaluasi yang sedang berlangsung akan melibatkan pihak ketiga atau advisor independen untuk memastikan profesionalisme dan penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel.Baca Juga: Dubes India Apresiasi Langkah Kepala BPOM RI, Kerja Sama Indonesia–India Capai Triliunan Rupiah
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menginginkan agar Danantara dijalankan oleh individu-individu yang bersih dan berintegritas tinggi.
"Presiden berkali-kali menekankan pentingnya memilih orang-orang bersih dan punya target yang terukur," ujar Rosan.Baca Juga: BKKBN dan Kanwil Kemenkum Bengkulu Jalin Kerj Sama Perkuat Perlindungan Hukum Kelompok Pelaku UMKM
Terkait cakupan entitas yang kini dikelola Danantara, Rosan membeberkan bahwa jumlah total perusahaan yang berada dalam naungan mereka mencapai 844 unit, termasuk anak perusahaan, cucu, cicit, hingga unit bisnis lainnya.Baca Juga: Hadapi IdulAdha, Pemkot Bengkulu Terus Kendalikan Inflasi Cegah Harga Sembako Naik
"Sampai hari ini tercatat ada 844 perusahaan yang resmi berada dalam pengelolaan Danantara sejak tanggal 21 Maret lalu," tutup Rosan.*
Artikel Terkait
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dukung Program Danantara Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Emas 2045
Danantara Beroperasi, Prabowo Tak Ingin Lagi RI ‘Jual Murah’
Respon soal Masyarakat yang Cemas terhadap Danantara, SBY : Buktikan, Masyarakat Tidak Ingin Lembaga yang Bertujuan Mulia Ini Gagal!
Prabowo Gandeng Investor Global dan Pengusaha Indonesia untuk Perkuat Danantara
Presiden Prabowo: Tak Ada Orang Titipan di Danantara!