Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bawah naungan Danantara, merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang berbeda: hadir langsung di tengah masyarakat. Tidak hanya di satu titik, melainkan di tiga lokasi sekaligus—SOS Children Village Cibubur, Maros (Sulawesi Selatan), dan Kampung Nelayan Kerang Hijau di Cilincing, Jakarta Utara.
Di Cibubur, suasana ceria menyelimuti halaman SOS Children Village. Lebih dari 300 karyawan IFG bercampur dengan anak-anak yatim dan warga sekitar. Tawa riang pecah saat lomba balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk digelar—lomba rakyat yang selalu menjadi ikon Agustusan.
“Rasanya seperti kembali ke masa kecil, diingatkan lagi bagaimana kemerdekaan dirayakan dengan gembira bersama,” ucap salah satu peserta dengan wajah sumringah.
Sementara itu di Maros, Sulawesi Selatan, IFG merangkaikan perayaan HUT RI dengan kegiatan Relawan Bhakti BUMN 2025. Semangat gotong royong terasa kental, memperlihatkan bagaimana BUMN tidak hanya hadir untuk menopang ekonomi, tetapi juga merajut kepedulian sosial bersama komunitas lokal.
Di pesisir Jakarta Utara, Kampung Nelayan Kerang Hijau menjadi saksi meriahnya kebersamaan. Ratusan warga tampak antusias mengikuti lomba, dari anak-anak hingga orang tua. Sorak sorai dan gelak tawa terdengar bersahut-sahutan, mencerminkan solidaritas khas masyarakat nelayan yang gigih memperjuangkan hidup di tengah ombak.
Perayaan yang digelar IFG ini selaras dengan tema kemerdekaan tahun ini: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Sekaligus menggemakan pesan Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya, bahwa HUT RI harus dirayakan bersama rakyat sebagai wujud penghormatan pada perjuangan bangsa dan penguatan persatuan nasional.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan.
“Kemerdekaan sejati adalah ketika masyarakat merasakan kesejahteraan, memiliki ruang berkembang, dan bersatu membangun bangsa. Lewat perayaan di Cibubur, Maros, dan Cilincing, kami ingin menunjukkan bahwa BUMN hadir bukan hanya dalam peran ekonomi, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia menambahkan, langkah IFG ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, yang menekankan pembangunan manusia Indonesia sebagai pilar menuju kesejahteraan dan kemandirian bangsa. Dengan mendekatkan diri lewat kegiatan sosial, IFG berharap dapat memperkuat ketahanan sosial, membentuk generasi yang tangguh, dan ikut mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih maju.
Sebagai holding BUMN yang membawahi perusahaan di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional sekaligus menyatu dengan denyut nadi masyarakat. Di momentum 80 tahun kemerdekaan ini, IFG mengingatkan kembali bahwa kekuatan bangsa terletak pada sinergi antara negara, BUMN, dan rakyatnya.*
Artikel Terkait
IFG Tingkatkan Pemahaman Finansial Mahasiswa Lewat Program Literasi di 13 Kampus
IFG Perkuat Peran Lewat Asuransi Pertanian untuk Wujudkan Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional