IFG Perkuat Peran Lewat Asuransi Pertanian untuk Wujudkan Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 16 Mei 2025 | 11:24 WIB
Tim Satgas Pangan Polda Jateng saat memantau harga komoditas pangan di pasar tradisional.
Tim Satgas Pangan Polda Jateng saat memantau harga komoditas pangan di pasar tradisional.


Jakarta,SUARA PEMBARUANIndonesia Financial Group (IFG), holding BUMN yang membawahi sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, memperluas cakupan perlindungan asuransi pertanian sebagai bagian dari upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui anak usahanya, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), IFG terus memperkokoh dukungan terhadap petani Indonesia dengan memberikan perlindungan terhadap risiko gagal panen.

Sepanjang tahun 2024, program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang dijalankan oleh Jasindo telah menjangkau lebih dari 278 ribu hektare lahan dan melindungi hampir 500 ribu petani di berbagai wilayah Indonesia. Di Provinsi Jawa Barat, sekitar 90 ribu hektare sawah telah diasuransikan, dengan nilai klaim mencapai Rp10,8 miliar yang dibayarkan kepada 272 kelompok tani. Kabupaten Karawang menjadi wilayah dengan cakupan terluas, mencapai lebih dari 40 ribu hektare sawah yang dilindungi.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan kemandirian nasional melalui pencapaian swasembada pangan. Skema asuransi seperti AUTP memberikan rasa aman bagi petani di tengah berbagai tantangan, seperti cuaca ekstrem yang terjadi di awal 2025 serta ancaman hama dan penyakit tanaman yang tak menentu.

“Ketahanan pangan adalah fondasi utama kemandirian bangsa. Melalui perlindungan yang diberikan Jasindo, IFG aktif mendukung target swasembada pangan dan pembangunan berkelanjutan. Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional,” ujar Denny S. Adji, Sekretaris Perusahaan IFG.

Selain menanggung kerugian akibat banjir, kekeringan, dan serangan hama, Jasindo juga gencar melakukan edukasi langsung ke masyarakat. Tim khusus telah dibentuk untuk meningkatkan literasi asuransi pertanian di berbagai daerah.

Langkah strategis ini mempertegas komitmen IFG sebagai holding BUMN yang tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga berperan dalam menciptakan pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tentang Indonesia Financial Group (IFG)
Indonesia Financial Group (IFG) merupakan Holding BUMN Sektor Asuransi dan Penjaminan yang dibentuk pada tahun 2020, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020. IFG menggantikan peran PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) sebagai induk usaha, dengan mengusung visi memperkuat industri keuangan nasional yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Saat ini, IFG membawahi 17 perusahaan yang bergerak di sektor asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi, penjaminan, pembiayaan, dan pasar modal. Beberapa di antaranya termasuk: Askrindo, Jamkrindo, Jasa Raharja, Jasindo, IFG Life, dan Nasional Re.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X