Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2025, Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemahaman literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui program edukatif di sejumlah perguruan tinggi.Baca Juga: Cinta dan Janji Allah: Rahmat yang Mengalir kepada Hamba-Nya
Melalui lembaga think tank IFG Progress, perusahaan pelat merah di bidang asuransi dan penjaminan ini menyasar peningkatan pengetahuan mahasiswa terkait pengelolaan keuangan pribadi, terutama di sektor non-bank seperti asuransi.Baca Juga: Wali Kota Dedy Wahyudi Serahkan SK Penugasan pada 183 CPNS Pemkot Bengkulu
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024 dari OJK dan BPS, tingkat literasi keuangan di kelompok usia 18-25 tahun mencapai 70,19 persen. Namun, survei IFG Progress selama 2022–2023 menunjukkan bahwa pemahaman dan kepemilikan produk asuransi masih rendah—hanya 33% responden yang mengenali produk asuransi, dan hanya 8% yang memilikinya.Baca Juga: Pembenihan Bibit Jagung Bhayangkara Polda Bengkulu Diluncurkan di Kepahiang
Menjawab tantangan ini, IFG menjalankan program Campus Visit ke 13 universitas ternama di Indonesia, dengan lebih dari 1.500 mahasiswa terlibat secara aktif. Program ini dirancang untuk mengenalkan konsep dasar manajemen keuangan dan risiko secara aplikatif.Baca Juga: Lepas Keberangkatan 423 CJH, Wagub Bengkulu Minta Fokus Ibadah, dan Kurangi Main HP
"Mahasiswa perlu memahami cara mengelola uang dan risiko, terutama di era maraknya produk keuangan digital," ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.
IFG juga menyatakan komitmen mendukung program literasi keuangan OJK dengan menjangkau lebih banyak generasi muda di masa depan. Survei menunjukkan mahasiswa lebih familiar dengan produk keuangan konvensional seperti tabungan, emas, dan saham, namun belum banyak yang memahami manfaat proteksi melalui asuransi.Baca Juga: Mentan Dampingi Wapres ke NTT, Dengar Langsung Pernyataan Gubernur Soal Kenaikan PDB dari 3 menjadi 4,5
Sebagai holding BUMN sektor asuransi dan penjaminan, IFG menargetkan inklusi keuangan yang lebih luas dan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"IFG Progress akan terus memperluas inisiatif literasi agar generasi muda Indonesia tumbuh menjadi individu yang cerdas finansial," tutup Denny.*
Artikel Terkait
Selebrasi Krida Duta Bahasa Dorong Penguatan Literasi di Bengkulu
Tingkatkan Semangat Literasi, Dinas Perpus dan Arda Bengkulu Gelar Lomba Perpustakaan OPD
OJK: Literasi Aset Kripto Penting untuk Cegah Manipulasi Pasar
Berdayakan Anak-Anak Muda Menuju Jayapura Kota Literasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Meningkat, OJK dan BPS Rilis Hasil SNLIK 2025